Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Pemerintahan

Studi Tiru ke Bandung: Ketua APDESI Tana Toraja Peringatkan Kepala Lembang Wajib Hasil Nyata

badge-check


					Studi Tiru ke Bandung: Ketua APDESI Tana Toraja Peringatkan Kepala Lembang Wajib Hasil Nyata Perbesar

Pradiyan Risky Londong Allo: Jangan Sampai Program Ini Jadi Sorotan di Tengah Efisiensi Anggaran Nasional

 

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Program Studi Tiru (Benchmarking) bagi Kepala Lembang se-Tana Toraja yang direncanakan akan segera menuju Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mendapat perhatian serius dari APDESI Tana Toraja. Program ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan tata kelola dan inovasi desa di Toraja.

Merespons keberangkatan rombongan tersebut, Ketua APDESI Tana Toraja, Pradiyan Risky Londong Allo, mengeluarkan pesan tegas. Ia mendesak para Kepala Lembang untuk melaksanakan kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab dan memaksimalkan setiap kesempatan belajar yang ada.

 

“Kami minta seluruh Kepala Lembang yang mengikuti program ini untuk betul-betul memanfaatkan waktu dan sumber daya yang telah dialokasikan. Tujuannya jelas: kembali ke Toraja dan langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat di lembang (desa) masing-masing,” ujar Pradiyan. Senin 1 November 2025.

 

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Pradiyan menyoroti situasi nasional terkait alokasi dan efisiensi anggaran.

 

“Saat ini, Bapak Presiden sedang menghimbau efisiensi anggaran di semua lini. Jangan sampai kegiatan Studi Tiru ini, yang menggunakan anggaran, justru menjadi sorotan negatif publik,” tambahnya.

Pradiyan Risky menekankan bahwa keberhasilan program ini akan mengembalikan citra positif dan kepercayaan masyarakat. Ia berharap para Kepala Lembang dapat mempertahankan integritas dan profesionalisme mereka.

“Setiap Kepala Lembang harus tetap menjadi panutan dan contoh nyata di desa masing-masing. Manfaatkan program ini untuk membuktikan bahwa anggaran yang digunakan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan dan pembangunan di Lembang Tana Toraja,” pungkasnya.

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas

30 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Kasatpol PP Torut Fokus Penegakan Perda, Pengawasan BBM Subsidi, dan Pemadaman Kebakaran

20 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pemkab Toraja Utara Gelar Rakor Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Evaluasi Pelayanan Kelistrikan

16 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bupati Toraja Utara Buka Rakor Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas

6 Oktober 2026 - 04:39 WIB

Trending di Ekobis