Menu

Mode Gelap
Perkuat Toleransi, Bupati Toraja Utara dan FKUB Lakukan Studi Tiru ke Pontianak dan Singkawang Raih WTP 11 Kali Beruntun, Bupati Torut: Ini Standar Tata Kelola, Bukan Prestasi Luar Biasa Nakhodai PWI Sulsel, Suwardi Thahir Komitmen Bangun Organisasi Inklusif di Era Digital Wakil Bupati Toraja Utara Hadiri Serah Terima Bantuan Kemasyarakatan Berupa Sapi Kurban di Masjid Nurul Taqwa Bolu Tak Menuntut Pidana, Keluarga Korban Kecelakaan Moge di Toraja Pilih Jalan Kekeluargaan Bripka Frits Alexander Membantu Warga yang Membutuhkan Bantuan dan Mengantar Langsung ke RS Fatima

Pemerintahan

Studi Tiru ke Bandung: Ketua APDESI Tana Toraja Peringatkan Kepala Lembang Wajib Hasil Nyata

badge-check


					Studi Tiru ke Bandung: Ketua APDESI Tana Toraja Peringatkan Kepala Lembang Wajib Hasil Nyata Perbesar

Pradiyan Risky Londong Allo: Jangan Sampai Program Ini Jadi Sorotan di Tengah Efisiensi Anggaran Nasional

 

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Program Studi Tiru (Benchmarking) bagi Kepala Lembang se-Tana Toraja yang direncanakan akan segera menuju Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mendapat perhatian serius dari APDESI Tana Toraja. Program ini diharapkan dapat menjadi katalisator bagi peningkatan tata kelola dan inovasi desa di Toraja.

Merespons keberangkatan rombongan tersebut, Ketua APDESI Tana Toraja, Pradiyan Risky Londong Allo, mengeluarkan pesan tegas. Ia mendesak para Kepala Lembang untuk melaksanakan kegiatan ini dengan penuh tanggung jawab dan memaksimalkan setiap kesempatan belajar yang ada.

 

“Kami minta seluruh Kepala Lembang yang mengikuti program ini untuk betul-betul memanfaatkan waktu dan sumber daya yang telah dialokasikan. Tujuannya jelas: kembali ke Toraja dan langsung mengaplikasikan ilmu yang didapat di lembang (desa) masing-masing,” ujar Pradiyan. Senin 1 November 2025.

 

Peringatan ini bukan tanpa alasan. Pradiyan menyoroti situasi nasional terkait alokasi dan efisiensi anggaran.

 

“Saat ini, Bapak Presiden sedang menghimbau efisiensi anggaran di semua lini. Jangan sampai kegiatan Studi Tiru ini, yang menggunakan anggaran, justru menjadi sorotan negatif publik,” tambahnya.

Pradiyan Risky menekankan bahwa keberhasilan program ini akan mengembalikan citra positif dan kepercayaan masyarakat. Ia berharap para Kepala Lembang dapat mempertahankan integritas dan profesionalisme mereka.

“Setiap Kepala Lembang harus tetap menjadi panutan dan contoh nyata di desa masing-masing. Manfaatkan program ini untuk membuktikan bahwa anggaran yang digunakan berbanding lurus dengan peningkatan kualitas layanan dan pembangunan di Lembang Tana Toraja,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Perkuat Toleransi, Bupati Toraja Utara dan FKUB Lakukan Studi Tiru ke Pontianak dan Singkawang

5 Juni 2026 - 13:30 WIB

Raih WTP 11 Kali Beruntun, Bupati Torut: Ini Standar Tata Kelola, Bukan Prestasi Luar Biasa

4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Ketua Komisi II DPRD Tator Desak Perindag Tertibkan Alih Fungsi Bangunan Pemda Jadi Tempat Jual Miras

18 Mei 2026 - 18:32 WIB

Kasat Pol PP Tator Atensi Aset Pemda di Pasar Makale yang Diduga Alih Fungsi dari Warung Makan Menjadi THM

14 Mei 2026 - 10:30 WIB

Pemkab Torut Siap Evaluasi dan Tindak Lanjuti Rekomendasi Rapat Paripurna DPRD

13 Mei 2026 - 12:04 WIB

Trending di Ekonomi