Menu

Mode Gelap
Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara Bandingkan dengan Bandung, Tokoh Masyarakat Balla Ungkap Alasan Tolak Panas Bumi di Tana Toraja Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Polres Toraja Utara Panggil 4 Agen LPG dan Skors 2 Pangkalan Nakal DPRD Tator Dapil 4 Ogah Hadiri Musrenbang Kecamatan di Masanda Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

News

Kesiapsiagaan Ditingkatkan, Pemkab Toraja Utara Gelar Bimtek Penanggulangan Bencana

badge-check


					Kesiapsiagaan Ditingkatkan, Pemkab Toraja Utara Gelar Bimtek Penanggulangan Bencana Perbesar

MAKASSAR, PEDOMANINDONESIA – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanggulangan Bencana di Hotel Royal Bay Makassar, Senin (8/9/2025). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederick Victor Palimbong, ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana alam.

Bimtek yang berlangsung hingga 11 September 2025 ini diikuti oleh 44 peserta dari berbagai instansi, di antaranya BPBD Toraja Utara, Palang Merah Indonesia (PMI), Yayasan MPM, dan Destana Toraja Utara. Pelatihan ini diselenggarakan atas kerja sama BPBD Toraja Utara dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Victor Palimbong menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana yang dapat melumpuhkan sektor ekonomi. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan. “Kegiatan ini sangat penting mengingat Toraja Utara memiliki potensi bencana yang dapat melumpuhkan berbagai sektor ekonomi. Saya berharap peserta dapat mengaplikasikan ilmu ini saat terjadi bencana,” ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Kepala Pelaksana BPBD Toraja Utara, Alexander Limbong Tiku, menjelaskan bahwa Bimtek ini didasarkan pada analisis risiko bencana di wilayah tersebut. “Toraja Utara merupakan daerah rawan longsor dan ancaman bencana mikro meteorologi seperti banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana,” jelasnya.

Bimtek ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan teknis dan keterampilan praktis dalam serangkaian tindakan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Diharapkan, pelatihan ini dapat memperkuat kolaborasi antarinstansi dan masyarakat sehingga Toraja Utara lebih siap menghadapi berbagai ancaman bencana di masa depan.

Baca Lainnya

Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya

2 Februari 2026 - 22:32 WIB

Sejumlah Kontraktor di Toraja Pertanyakan Dasar Hukum Tagihan Pajak Galian C

19 Januari 2026 - 18:14 WIB

Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros–Pangkep, Basarnas Kerahkan 40 Personel Pencarian

18 Januari 2026 - 04:49 WIB

Pembelajaran 5 Hari Siswa SD di Tator di Nilai Belum Maksimal

14 Januari 2026 - 08:12 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Rakyat Mengkendek: Ahli Waris Desak Pemkab Tana Toraja Transparan

14 Januari 2026 - 08:04 WIB

Trending di News