Menu ✖

Mode Gelap
Kasatpol PP Torut Kerahkan Puluhan Anggota Jaga Ketat SPBU, Pelansir Tersingkirkan DPRD Torut Ancam Bakal RDP DLH Torut Kesekian Kalinya Mempertahankan Maraknya Tambang Galian C di Torut Bertemu Direktur Penataan Daerah, CDOB Toraja Barat Bahas Jalan Menuju Daerah Persiapan DPRD dan Pemkab Toraja Utara Setujui Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026 Keadilan untuk MS: Trauma Pascadianiaya Belum Pulih, Pelaku di Toraja Utara Justru Masih Berkeliaran Polres Toraja Utara Gelar Patroli Gabungan dan Razia THM, Seorang Pemuda Diamankan Positif Gunakan Narkoba

News

Kesiapsiagaan Ditingkatkan, Pemkab Toraja Utara Gelar Bimtek Penanggulangan Bencana

badge-check


					Kesiapsiagaan Ditingkatkan, Pemkab Toraja Utara Gelar Bimtek Penanggulangan Bencana Perbesar

MAKASSAR, PEDOMANINDONESIA – Pemerintah Kabupaten Toraja Utara menggelar Bimbingan Teknis (Bimtek) Penanggulangan Bencana di Hotel Royal Bay Makassar, Senin (8/9/2025). Kegiatan yang dibuka langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederick Victor Palimbong, ini bertujuan untuk memperkuat kapasitas daerah dalam menghadapi potensi bencana alam.

Bimtek yang berlangsung hingga 11 September 2025 ini diikuti oleh 44 peserta dari berbagai instansi, di antaranya BPBD Toraja Utara, Palang Merah Indonesia (PMI), Yayasan MPM, dan Destana Toraja Utara. Pelatihan ini diselenggarakan atas kerja sama BPBD Toraja Utara dengan BPSDM Provinsi Sulawesi Selatan.

Dalam sambutannya, Bupati Frederick Victor Palimbong menekankan pentingnya kesiapsiagaan menghadapi bencana yang dapat melumpuhkan sektor ekonomi. Ia berharap seluruh peserta dapat mengikuti pelatihan dengan serius dan mengaplikasikan ilmu yang diperoleh di lapangan. “Kegiatan ini sangat penting mengingat Toraja Utara memiliki potensi bencana yang dapat melumpuhkan berbagai sektor ekonomi. Saya berharap peserta dapat mengaplikasikan ilmu ini saat terjadi bencana,” ujar Bupati.

Senada dengan Bupati, Kepala Pelaksana BPBD Toraja Utara, Alexander Limbong Tiku, menjelaskan bahwa Bimtek ini didasarkan pada analisis risiko bencana di wilayah tersebut. “Toraja Utara merupakan daerah rawan longsor dan ancaman bencana mikro meteorologi seperti banjir dan tanah longsor. Oleh karena itu, tujuan utama kegiatan ini adalah untuk meningkatkan kapasitas dan kesiapan seluruh pemangku kepentingan dalam penanggulangan bencana,” jelasnya.

Bimtek ini dirancang untuk membekali peserta dengan pengetahuan teknis dan keterampilan praktis dalam serangkaian tindakan mitigasi, kesiapsiagaan, tanggap darurat, dan pemulihan pascabencana. Diharapkan, pelatihan ini dapat memperkuat kolaborasi antarinstansi dan masyarakat sehingga Toraja Utara lebih siap menghadapi berbagai ancaman bencana di masa depan.

Baca Lainnya

Bertemu Direktur Penataan Daerah, CDOB Toraja Barat Bahas Jalan Menuju Daerah Persiapan

1 Oktober 2026 - 07:58 WIB

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Setujui Ranperda Perubahan APBD Tahun Anggaran 2026

1 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Trending di Headline