Menu

Mode Gelap
Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara Bandingkan dengan Bandung, Tokoh Masyarakat Balla Ungkap Alasan Tolak Panas Bumi di Tana Toraja Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Polres Toraja Utara Panggil 4 Agen LPG dan Skors 2 Pangkalan Nakal DPRD Tator Dapil 4 Ogah Hadiri Musrenbang Kecamatan di Masanda Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

Uncategorized

Tiru Makassar, Polman Siap Terapkan QRIS di Semua Pasar

badge-check


					Tiru Makassar, Polman Siap Terapkan QRIS di Semua Pasar Perbesar

MAKASSAR, PEDOMAN INDONESIA, – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melakukan studi tiru ke Perumda Pasar Makassar untuk mempelajari penerapan teknologi digitalisasi pembayaran yang dinilai sukses mengoptimalkan pendapatan daerah.

Rombongan yang dipimpin langsung Bupati Polman, H. Samsul Mahmud, diterima oleh manajemen Bank Sulselbar dan Perumda Pasar Makassar, Senin (11/08/2025). Kunjungan ini fokus membedah sistem pembayaran non-tunai yang telah berjalan di pasar-pasar Kota Makassar, termasuk penggunaan QRIS untuk retribusi pedagang.

“Alhamdulillah luar biasa dukungan dari Bank Sulselbar dan Pemerintah Kota Makassar. Kami datang untuk belajar bagaimana penerapan digitalisasi pembayaran di pasar bisa berjalan efektif. Potensi pasar di Polman sangat besar, bahkan ada yang beroperasi hingga subuh, seperti Pasar Bonomuryuk. Kalau dikelola profesional dan berbasis teknologi, insyaallah akan sangat membantu PAD,” ujar Samsul.

Menurutnya, Perumda Pasar sudah menerapkan sistem pembayaran retribusi pedagang menggunakan QRIS yang terintegrasi dengan aplikasi monitoring. Dengan begitu, setiap transaksi tercatat dan potensi kebocoran bisa ditekan.

Plt. Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, mengatakan bahwa digitalisasi di pasar bukan sekadar konsep, tapi harus dijalankan dengan monitoring dan evaluasi berkala.

“Kebutuhan ini ke depan harus dijalankan semua pihak. Kalau tidak, akan timbul banyak kesulitan. Pro-kontra itu wajar, yang penting penerapan dan hasilnya terukur,” tegas Ali.

Sementara. Pemimpin Departemen Produk Digital, Desy Natalia Za menambahkan, Polman memiliki modal kuat untuk mengadopsi sistem ini. Dari data, 64,68% penduduknya adalah generasi alfa, Z, dan Y—kelompok yang akrab dengan layanan digital.

Bank Sulselbar akan memfasilitasi penerapan QRIS di 27 pasar tradisional Polman dan menggandeng ASN sebagai role model digitalisasi. Saat ini, 2.920 ASN di Polman sudah menggunakan layanan mobile banking dan QRIS, sisanya akan terus diedukasi.

Kunjungan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Pemkab Polman, Bank Sulselbar, dan Perumda Pasar Makassar untuk membangun tata kelola pasar yang transparan, efisien, dan modern demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Lainnya

Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya

2 Februari 2026 - 22:32 WIB

Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros–Pangkep, Basarnas Kerahkan 40 Personel Pencarian

18 Januari 2026 - 04:49 WIB

Pembelajaran 5 Hari Siswa SD di Tator di Nilai Belum Maksimal

14 Januari 2026 - 08:12 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Rakyat Mengkendek: Ahli Waris Desak Pemkab Tana Toraja Transparan

14 Januari 2026 - 08:04 WIB

Pemerhati Masyarakat Toraja Desak APH Periksa Plh Kalem Lembang Batusura’, Kalem: Saya Siap Tanggung Konsekuensinya

12 Januari 2026 - 17:53 WIB

Trending di Headline