Menu

Mode Gelap
Perkuat Toleransi, Bupati Toraja Utara dan FKUB Lakukan Studi Tiru ke Pontianak dan Singkawang Raih WTP 11 Kali Beruntun, Bupati Torut: Ini Standar Tata Kelola, Bukan Prestasi Luar Biasa Nakhodai PWI Sulsel, Suwardi Thahir Komitmen Bangun Organisasi Inklusif di Era Digital Wakil Bupati Toraja Utara Hadiri Serah Terima Bantuan Kemasyarakatan Berupa Sapi Kurban di Masjid Nurul Taqwa Bolu Tak Menuntut Pidana, Keluarga Korban Kecelakaan Moge di Toraja Pilih Jalan Kekeluargaan Bripka Frits Alexander Membantu Warga yang Membutuhkan Bantuan dan Mengantar Langsung ke RS Fatima

Uncategorized

Tiru Makassar, Polman Siap Terapkan QRIS di Semua Pasar

badge-check


					Tiru Makassar, Polman Siap Terapkan QRIS di Semua Pasar Perbesar

MAKASSAR, PEDOMAN INDONESIA, – Pemerintah Kabupaten Polewali Mandar (Polman) melakukan studi tiru ke Perumda Pasar Makassar untuk mempelajari penerapan teknologi digitalisasi pembayaran yang dinilai sukses mengoptimalkan pendapatan daerah.

Rombongan yang dipimpin langsung Bupati Polman, H. Samsul Mahmud, diterima oleh manajemen Bank Sulselbar dan Perumda Pasar Makassar, Senin (11/08/2025). Kunjungan ini fokus membedah sistem pembayaran non-tunai yang telah berjalan di pasar-pasar Kota Makassar, termasuk penggunaan QRIS untuk retribusi pedagang.

“Alhamdulillah luar biasa dukungan dari Bank Sulselbar dan Pemerintah Kota Makassar. Kami datang untuk belajar bagaimana penerapan digitalisasi pembayaran di pasar bisa berjalan efektif. Potensi pasar di Polman sangat besar, bahkan ada yang beroperasi hingga subuh, seperti Pasar Bonomuryuk. Kalau dikelola profesional dan berbasis teknologi, insyaallah akan sangat membantu PAD,” ujar Samsul.

Menurutnya, Perumda Pasar sudah menerapkan sistem pembayaran retribusi pedagang menggunakan QRIS yang terintegrasi dengan aplikasi monitoring. Dengan begitu, setiap transaksi tercatat dan potensi kebocoran bisa ditekan.

Plt. Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, mengatakan bahwa digitalisasi di pasar bukan sekadar konsep, tapi harus dijalankan dengan monitoring dan evaluasi berkala.

“Kebutuhan ini ke depan harus dijalankan semua pihak. Kalau tidak, akan timbul banyak kesulitan. Pro-kontra itu wajar, yang penting penerapan dan hasilnya terukur,” tegas Ali.

Sementara. Pemimpin Departemen Produk Digital, Desy Natalia Za menambahkan, Polman memiliki modal kuat untuk mengadopsi sistem ini. Dari data, 64,68% penduduknya adalah generasi alfa, Z, dan Y—kelompok yang akrab dengan layanan digital.

Bank Sulselbar akan memfasilitasi penerapan QRIS di 27 pasar tradisional Polman dan menggandeng ASN sebagai role model digitalisasi. Saat ini, 2.920 ASN di Polman sudah menggunakan layanan mobile banking dan QRIS, sisanya akan terus diedukasi.

Kunjungan ini menjadi langkah awal kolaborasi antara Pemkab Polman, Bank Sulselbar, dan Perumda Pasar Makassar untuk membangun tata kelola pasar yang transparan, efisien, dan modern demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Baca Lainnya

Perkuat Toleransi, Bupati Toraja Utara dan FKUB Lakukan Studi Tiru ke Pontianak dan Singkawang

5 Juni 2026 - 13:30 WIB

Polres Toraja Utara Tetapkan Pengendara Harley Davidson Tersangka

5 Mei 2026 - 18:16 WIB

Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas

29 April 2026 - 09:31 WIB

Kasat Lantas Polres Polres Tator Ajak Siswa SMAN 1 Tator dan SMPN 1 Jadi Pelopor Keselamatan

27 April 2026 - 11:40 WIB

Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga!

26 April 2026 - 14:49 WIB

Trending di Headline