Menu ✖

Mode Gelap
Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Toraja Utara Kunjungi SMK Kristen Tagari dan UPTD BLK Toraja Utara Upaya Tekan Angka Kecelakaan, Polres Tana Toraja Masif Sosialisasi di Sekolah dan Jalan Raya Satlantas Polres Tana Toraja Edukasi Pelajar SMKN 1, Tekankan Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas Kasatpol PP Torut Fokus Penegakan Perda, Pengawasan BBM Subsidi, dan Pemadaman Kebakaran Respon Cepat Tim URC Resmob Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Curanmor di Cafe Peleton Dosen Psikologi UIT Prihatin kejadian Bullying di Tana Toraja

Headline

Tekan Angka Anak Putus Sekolah, SMK Kristen Tagari Rantepao Gelar Pelatihan Alat Berat dan Forklift Gratis

badge-check


					Tekan Angka Anak Putus Sekolah, SMK Kristen Tagari Rantepao Gelar Pelatihan Alat Berat dan Forklift Gratis Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA — Di bawah kepemimpinan Mikhael John Paerunan selaku Kepala Sekolah, SMK Kristen Tagari Rantepao terus melakukan berbagai langkah nyata untuk membantu menekan angka anak putus sekolah. Salah satu program andalannya adalah pelatihan gratis pengoperasian alat berat dan forklift.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Mikhael John Paerunan saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Rabu (12/8/2026).

“Setiap tahun kami memprogramkan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) gratis untuk alat berat jenis ekskavator dan forklift, yang diselenggarakan dua kali dalam setahun. Forklift sendiri merupakan alat mekanis yang biasa digunakan untuk mengangkat dan memindahkan barang-barang, seperti di kawasan pelabuhan,” ujar Mikhael.

John menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Pada gelombang pelatihan terakhir, sebanyak 80 peserta telah berhasil menyelesaikan program. Dalam waktu dekat, pihak sekolah akan kembali membuka angkatan baru.

“Baru-baru ini kami menyelesaikan pelatihan yang diikuti 80 peserta. Tidak lama lagi, kami akan kembali mengadakan pelatihan serupa untuk angkatan berikutnya dengan kuota 40 orang peserta,” jelasnya.

Guna memastikan kepastian karier para lulusan pelatihan, SMK Kristen Tagari Rantepao menjalin sinergi dengan pemerintah daerah setempat.

“Program ini kami jalankan bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan. Jadi, sertifikat resmi yang didapatkan peserta diterbitkan langsung oleh pihak dinas,” ungkap John.

Mengenai persyaratan peserta, John menjelaskan bahwa program ini dikhususkan bagi generasi muda yang memenuhi kriteria usia produktif dan kualifikasi keselamatan kerja.

“Syaratnya minimal lulusan SMK dengan usia maksimal 24 tahun, karena operasional alat berat membutuhkan standar kualifikasi dan kematangan usia tertentu. Puji Tuhan, para alumni dari kegiatan pelatihan ini seluruhnya sudah terserap di dunia kerja,” pungkas John.

Baca Lainnya

Satlantas Polres Tana Toraja Edukasi Pelajar SMKN 1, Tekankan Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas

22 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Dosen Psikologi UIT Prihatin kejadian Bullying di Tana Toraja

16 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Siap-siap! PWI Sulsel Award dan Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031 Digelar 17 Oktober Nanti

11 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Breaking News: Puluhan Siswa dan Guru SMAN 3 Torut Diduga Keracunan MBG, Cabdisdik Sulsel Turun Tangan

9 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Kasatpol PP Torut Kerahkan Puluhan Anggota Jaga Ketat SPBU, Pelansir Tersingkirkan

2 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Trending di Headline