Menu

Mode Gelap
Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

Hukum

Pengembangan Kasus Penyalahgunaan Solar, Polres Tana Toraja Tetapkan 3 Tersangka Baru

badge-check


					Pengembangan Kasus Penyalahgunaan Solar, Polres Tana Toraja Tetapkan 3 Tersangka Baru Perbesar

TANA TORAJA, PEDOMANINDONESIA – Satuan Reserse Kriminal (Sat Reskrim) Polres Tana Toraja terus mendalami kasus dugaan tindak pidana penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) jenis solar bersubsidi di wilayah hukumnya.

Menindaklanjuti penangkapan empat terduga pelaku pada 21 Februari 2026 lalu, penyidik kini resmi menetapkan tiga orang tersangka baru.

Kapolres Tana Toraja AKBP Budi Hermawan melalui Kasat Reskrim Iptu Syaharuddin mengungkapkan, penetapan tersangka dilakukan pada Selasa (4/8/2026) setelah penyidik melakukan pemeriksaan intensif dan gelar perkara.

“Berdasarkan hasil pengembangan, kami menetapkan tiga orang tersangka baru berinisial RT, ARM, dan LP. Surat Pemberitahuan Dimulainya Penyidikan (SPDP) juga telah kami kirimkan ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja,” tegas Iptu Syaharuddin, Sabtu (8/8/2026).

Tiga tersangka baru yang diamankan memiliki latar belakang dan domisili berbeda, yakni:

  • RT (33), pekerjaan swasta, domisili Kabupaten Toraja Utara.

  • ARM (46), pekerjaan wiraswasta, domisili Kabupaten Toraja Utara.

  • LP (31), pekerjaan wiraswasta, domisili Kabupaten Tana Toraja.

Pengungkapan kasus ini berawal dari laporan masyarakat. Tim Resmob Polres Tana Toraja terlebih dahulu memergoki satu unit truk yang melakukan pengisian BBM secara ilegal di SPBU dengan modus menggunakan pompa dan tangki rakitan. Dari hasil interogasi dan pengembangan, petugas kemudian membekuk tiga rekan pelaku lainnya.

Sejumlah barang bukti turut disita petugas, di antaranya empat unit truk roda enam (R6), uang tunai senilai Rp14.770.000, serta tiga unit telepon genggam. Kepada penyidik, para pelaku mengakui telah berulang kali menjalankan modus penyalahgunaan BBM tersebut di wilayah Kabupaten Tana Toraja dan Toraja Utara.

Atas perbuatannya, para tersangka dijerat Pasal 55 UU No. 22 Tahun 2001 tentang Minyak dan Gas Bumi (Migas) sebagaimana telah diubah dalam Pasal 40 angka 9 UU No. 6 Tahun 2023 tentang Cipta Kerja Jo. Pasal 158 UU No. 1 Tahun 2026, dengan ancaman pidana penjara maksimal 6 tahun.

Kepolisian mengimbau seluruh lapisan masyarakat untuk tidak terlibat dalam aksi penyelewengan distribusi BBM bersubsidi serta aktif melaporkan jika menemukan indikasi kecurangan di lingkungannya

Baca Lainnya

Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua

20 September 2026 - 11:14 WIB

Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah

19 September 2026 - 19:48 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Diduga Ada Kejanggalan, DPRD Tator Wacanakan Pansus Dana Hibah Rp700 Juta SSA XXVI Gereja Toraja

15 September 2026 - 08:52 WIB

MASIH INGAT KASUS VIRAL PELAUT DUBAI ASAL TORAJA? SEMPAT HEBOH KLARIFIKASI DI MEDSOS, DRAMA PELAUT VS ISTRI SAH BERAKHIR BEGINI DI PN MAKALE!

13 September 2026 - 08:22 WIB

Trending di Hukum