Menu ✖

Mode Gelap
Polisi Peduli Pengangguran, Kapolres Toraja Utara Kunjungi SMK Kristen Tagari dan UPTD BLK Toraja Utara Upaya Tekan Angka Kecelakaan, Polres Tana Toraja Masif Sosialisasi di Sekolah dan Jalan Raya Satlantas Polres Tana Toraja Edukasi Pelajar SMKN 1, Tekankan Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas Kasatpol PP Torut Fokus Penegakan Perda, Pengawasan BBM Subsidi, dan Pemadaman Kebakaran Respon Cepat Tim URC Resmob Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Curanmor di Cafe Peleton Dosen Psikologi UIT Prihatin kejadian Bullying di Tana Toraja

Ekobis

Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja

badge-check


					Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja Perbesar

MAKASSAR, PEDOMANINDONESIA – Anggota DPRD Sulawesi Selatan dari Fraksi Partai Gerindra, Firmina Tellulembang, mengapresiasi komitmen Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan dalam memperkuat perekonomian desa melalui program dukungan desa mandiri. Menurutnya, bantuan berbasis potensi lokal menjadi langkah strategis untuk mendorong kemandirian desa dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Hal itu disampaikan Firmina usai mengikuti rapat kerja Komisi A DPRD Sulsel bersama Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Sulsel dalam pembahasan Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda) tentang Pertanggungjawaban Pelaksanaan APBD Tahun Anggaran 2025 di kantor sementara DPRD Sulsel, Makassar, pada Selasa (14/7/2026).

Firmina mengatakan, program yang digagas Gubernur Sulsel Andi Sudirman Sulaiman menunjukkan keberpihakan pemerintah terhadap pengembangan potensi desa. ”Kami mengapresiasi langkah Gubernur yang memberikan dukungan kepada pemerintah desa melalui bantuan alat untuk mendukung usaha kecil dan menengah,” ujar Firmina.

Politisi Gerindra dari Daerah Pemilihan 10 Toraja Utara dan Tana Toraja tersebut mengungkapkan bahwa untuk Kabupaten Tana Toraja mendapat alokasi program di 27 desa, sedangkan Kabupaten Toraja Utara sebanyak 28 desa. Ia berharap pelaksanaan program tersebut benar-benar menyasar desa yang memiliki potensi unggulan sehingga manfaatnya dapat dirasakan masyarakat.

”Program ini memang ditujukan bagi desa yang memiliki potensi untuk berkembang menjadi desa mandiri. Karena itu, kami berharap penyalurannya tepat sasaran sehingga mampu meningkatkan pemberdayaan masyarakat dan ekonomi desa,” katanya.

Sementara itu, Kepala Dinas PMD Sulsel Muh Saleh menjelaskan, tahun ini instansinya memperoleh alokasi anggaran untuk mendukung program desa mandiri. Program tersebut merupakan tindak lanjut kebijakan pemerintah daerah dalam mempercepat pembangunan desa. Menurut Saleh, bantuan diberikan dalam bentuk sarana produksi, bukan uang tunai, agar mampu meningkatkan produktivitas masyarakat desa, terutama di tengah berkurangnya alokasi dana desa.

”Kami ingin mendorong produktivitas ekonomi masyarakat desa. Misalnya, desa penghasil kopi akan dibantu peralatan pendukung, begitu juga desa yang memiliki potensi lain agar nilai tambah produknya meningkat,” jelas Saleh.

Ia menyebutkan, sekitar 541 desa diproyeksikan menjadi calon penerima manfaat sesuai kemampuan anggaran yang dimiliki Dinas PMD Sulsel. Bantuan akan disalurkan kepada kelompok masyarakat, bukan kepada kepala desa (Lembang), sehingga hasilnya dapat memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekonomi dan pendapatan asli desa.

”Proposal sudah masuk dan akan diverifikasi terlebih dahulu. Jika memenuhi syarat, program ini direncanakan mulai berjalan pada Agustus atau September mendatang,” pungkasnya.

Baca Lainnya

Pemkab Toraja Utara Gelar Rakor Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Evaluasi Pelayanan Kelistrikan

16 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bupati Toraja Utara Buka Rakor Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas

6 Oktober 2026 - 04:39 WIB

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Trending di Headline