Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Headline

Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

badge-check


					Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA — Satreskrim Polres Tana Toraja terus mengembangkan penyidikan kasus dugaan penyalahgunaan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi yang sebelumnya telah menjerat empat orang tersangka. Penyidik membuka peluang munculnya tersangka baru seiring pendalaman terhadap dugaan keterlibatan pihak lain.

Empat tersangka dalam perkara ini telah dilimpahkan ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja untuk menjalani proses hukum lebih lanjut. Meski demikian, penyidik memastikan penanganan perkara tersebut belum selesai dan masih terus dikembangkan.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, IPTU Syaruddin, menyampaikan bahwa penyidik masih mendalami peran pihak-pihak lain yang diduga turut terlibat dalam praktik penyalahgunaan BBM bersubsidi ini.

“Kemungkinan ada tersangka lain. Saat ini kita masih melakukan pendalaman, apakah ada orang lain yang terlibat,” ujar IPTU Syaruddin saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (28/7/2026).

Ia menjelaskan, empat tersangka yang telah diserahkan ke Kejaksaan Negeri Tana Toraja merupakan pihak yang alat buktinya sudah terpenuhi secara sah untuk diproses hukum.

“Karena yang kita serahkan kemarin itu adalah pelaku utama, yaitu para sopir,” lanjutnya.

Terkait dugaan keterlibatan pihak lain maupun indikasi adanya sokongan (backing) dalam praktik ilegal tersebut, Syaruddin menegaskan penyidik belum dapat membeberkan identitas maupun peran pihak yang masih didalami.

“Belum tahu siapa, tapi kemungkinan ada tersangka lain. Saat ini belum kita ekspos karena masih sementara pendalaman. Prosesnya terus berjalan,” tegas Syaruddin.

Pihak Polres Tana Toraja menegaskan bahwa pengembangan perkara akan terus dilakukan guna memastikan seluruh pihak yang terlibat diproses sesuai dengan ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi

4 November 2026 - 14:49 WIB

Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat

2 November 2026 - 19:31 WIB

Respon Cepat Tim URC Resmob Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Curanmor di Cafe Peleton

18 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Siap-siap! PWI Sulsel Award dan Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031 Digelar 17 Oktober Nanti

11 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Trending di Headline