Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Kriminal

Polres Tator Bidik Pelaku Perusakan Alat Berat Jelang Eksekusi Tongkonan Ka’Pun di Ratte Kurra

badge-check


					Polres Tator Bidik Pelaku Perusakan Alat Berat Jelang Eksekusi Tongkonan Ka’Pun di Ratte Kurra Perbesar

TANA TORAJA, PEDOMAN INDONESIA – Kepolisian Resor (Polres) Tana Toraja (Tator) tengah menyelidiki dan memburu terduga pelaku perusakan (pembakaran) alat berat (ekskavator) yang terjadi menjelang rencana eksekusi rumah adat Tongkonan Ka’Pun.

Alat berat tersebut, yang sedianya akan digunakan dalam proses eksekusi, diduga dibakar oleh orang tak dikenal (OTK) sekitar pukul 00.30 WITA dini hari.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, IPTU Syahruddin, S.H., saat dikonfirmasi, menjelaskan kronologi kejadian tersebut. Menurutnya, pada saat peristiwa pembakaran terjadi, alat berat itu sedang dijaga oleh tujuh (7) personel Polres Tator di bawah pimpinan langsung Kapolsek Saluputti, IPTU Agustinus Lollo.

“Jadi tadi malam, pada saat alat berat itu dibakar, ada sekitar 7 anggota yang berjaga di lokasi, dipimpin langsung oleh Kapolsek Saluputti. Posisi mereka sedang berada di tempat kejadian perkara (TKP),” terang IPTU Syahruddin.

Lebih lanjut, IPTU Syahruddin mengungkapkan bahwa saat melakukan olah TKP, tim Polres Tator berhasil mengamankan sejumlah barang bukti yang diduga kuat digunakan oleh para terduga pelaku.

“Saat kami melakukan olah TKP, kami menemukan beberapa barang bukti untuk dijadikan alat bukti lebih lanjut, termasuk busur, petasan, dan bom molotov,” ungkapnya.

Mengenai kelanjutan proses eksekusi Tongkonan Ka’Pun, IPTU Syahruddin menyatakan bahwa pihaknya masih menunggu petunjuk dan informasi lebih lanjut dari pimpinan tingkat atas.

“Terkait proses eksekusi, kami akan menunggu petunjuk dari pimpinan. Namun, untuk proses penyelidikan pembakaran alat berat ini, kami akan tetap melanjutkan proses penyelidikan secara tuntas,” tegas IPTU Syahruddin.

Di lokasi, sejumlah masyarakat yang menolak eksekusi Tongkonan Ka’Pun terpantau berkumpul. Mereka disinyalir akan melakukan penolakan keras, bahkan dengan cara menutup akses jalan masuk menuju lokasi tersebut.

Baca Lainnya

Respon Cepat Tim URC Resmob Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Curanmor di Cafe Peleton

18 Oktober 2026 - 20:00 WIB

Keadilan untuk MS: Trauma Pascadianiaya Belum Pulih, Pelaku di Toraja Utara Justru Masih Berkeliaran

28 September 2026 - 19:09 WIB

Polres Toraja Utara Gelar Patroli Gabungan dan Razia THM, Seorang Pemuda Diamankan Positif Gunakan Narkoba

28 September 2026 - 12:57 WIB

Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah

19 September 2026 - 19:48 WIB

Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu

10 September 2026 - 18:07 WIB

Trending di Hukum