TATOR, PEDOMANINDONESIA – Di balik setiap pembangunan desa yang sukses, ada peran penting dari para pendamping. Seperti yang dilakukan oleh Pendamping Desa Kecamatan Rantetayo, Ita Padang, yang tak kenal lelah mengawal kepala desa agar memimpin aparatnya dengan baik dan memastikan dana desa tepat sasaran.
Ditemui di Rantetayo pada Selasa (2/9/2025), Ita Padang menjelaskan bahwa tugasnya tak hanya sebatas mendampingi lima bidang utama pemerintahan, pembangunan, pembinaan, pemberdayaan dan bidang tak terduga tetapi juga mengawal program – program penting lainnya, seperti BUMDes, PAUD, hingga penanganan stunting.
“Kami harus memiliki kapasitas lebih dari aparat desa,” tegas Ita.
“Kami mendampingi mulai dari perencanaan, penyusunan RKP dan APBL, sampai pengawasan langsung di lapangan. Semua itu demi memastikan setiap rupiah dana desa benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat.” Tuturnya.
Perencanaan Matang, Hasil Gemilang
Ita juga membeberkan tahapan perencanaan yang ia kawal ketat. Penyusunan RKP (Rencana Kerja Pemerintah Desa) harus dimulai sejak Juli, sementara APBL (Anggaran Pendapatan dan Belanja Lembang) dikawal sejak awal Oktober hingga ditetapkan di Desember.
Pengawasan ini berlanjut saat implementasi di lapangan, termasuk sosialisasi, penguatan kapasitas pemerintah desa, dan pendampingan BUMDes untuk menciptakan lapangan kerja baru.
“Setelah kegiatan selesai, kami bantu pendampingan untuk laporan pertanggungjawaban. Laporan yang akurat ini sangat penting karena menjadi acuan untuk pengajuan dana desa tahun berikutnya,” jelasnya.
Harapan: Desa Mandiri dan Sejahtera
Di akhir perbincangan, Ita tak luput menyampaikan harapannya agar para aparatur desa di bawah bimbingannya betul-betul memahami dan menerapkan tugas serta fungsi mereka masing-masing.
“Harapan saya, semua kegiatan desa bisa terlaksana dengan baik, tujuannya untuk membangun dan memberdayakan masyarakat,” ujarnya penuh harap.
“Dengan adanya pemerintah desa yang memahami aturan, output dari dana desa ini akan membawa desa menjadi lebih maju, mandiri dan sejahtera.” tambahnya.
Ita menutup dengan himbauan yang kuat kepada para kepala lembang untuk memimpin aparatnya dengan baik, sehingga semua kegiatan dapat berjalan lancar, mencapai tujuannya, dan tepat sasaran.












