Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Pemerintahan

Ketua Komisi III DPRD Torut Mendesak Penertiban Tambang Galian C Ilegal di Rantepao

badge-check


					Ketua Komisi III DPRD Torut Mendesak Penertiban Tambang Galian C Ilegal di Rantepao Perbesar

“Kami telah mendapati dua titik yang sudah beroperasi, yaitu di wilayah Kondongan dan Ba’lele. Kedua lokasi ini, menurut kami, tidak layak dijadikan area penambangan

TORUT, PEDOMAN INDONESIA – Ketua Komisi III Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Toraja Utara (Torut), Julianto Mapelay, menyatakan kegeramannya atas maraknya aktivitas penambangan Galian C yang diduga beroperasi tanpa izin resmi di kawasan Kota Rantepao. Kekhawatiran ini disampaikan pada Kamis (27/11/2025) saat dihubungi melalui sambungan telepon.

“Secara regulasi, wilayah Rantepao yang merupakan jantung kota seharusnya steril dari kegiatan penambangan Galian C. Namun, saat ini aktivitas tersebut justru mulai merajalela, bahkan disinyalir kuat beroperasi tanpa mengantongi perizinan yang sah,” tegas Julianto.

Anggota DPRD dari Fraksi Partai Gerindra ini melanjutkan, berdasarkan pengamatan langsung di lapangan, setidaknya telah teridentifikasi dua lokasi yang sudah beroperasi.

“Kami telah mendapati dua titik yang sudah beroperasi, yaitu di wilayah Kondongan dan Ba’lele. Kedua lokasi ini, menurut kami, tidak layak dijadikan area penambangan mengingat kedekatannya dengan pusat kota,” jelas Julianto.

Menyikapi hal ini, Julianto mendesak agar seluruh instansi teknis terkait segera mengambil tindakan tegas.

“Kami mendesak dinas-dinas yang berwenang untuk segera turun tangan dan menutup total lokasi penambangan ilegal tersebut. Dampak negatif dari kegiatan ini sangat signifikan, tidak hanya terhadap lingkungan, tetapi juga terhadap masyarakat di sekitar lokasi maupun masyarakat umum,” pungkasnya.

Penulis: AP

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas

30 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Kasatpol PP Torut Fokus Penegakan Perda, Pengawasan BBM Subsidi, dan Pemadaman Kebakaran

20 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pemkab Toraja Utara Gelar Rakor Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Evaluasi Pelayanan Kelistrikan

16 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bupati Toraja Utara Buka Rakor Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas

6 Oktober 2026 - 04:39 WIB

Trending di Ekobis