TORAJA UTARA, PEDOMAN INDONESIA – Kepala Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kabupaten Toraja Utara, Riantho Yusuf, mengungkapkan fokus kerjanya tahun ini berpusat pada tiga hal krusial, yakni penegakan Peraturan Daerah (Perda), pengawasan penyaluran BBM bersubsidi, serta penanganan pemadaman kebakaran. Hal tersebut disampaikannya saat ditemui di ruang kerjanya, Senin (19/10/2026).
“Tugas dan tanggung jawab utama kami adalah pelaksanaan penegakan Perda maupun kebijakan-kebijakan pemerintah daerah di Toraja Utara,” ujar Riantho.
Selain penegakan Perda, Satpol PP Toraja Utara juga memperketat pemantauan pendistribusian BBM bersubsidi di setiap Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) agar tepat sasaran.
“Mulai bulan ini dan ke depannya, kami fokus pada pengawasan penyaluran BBM subsidi di SPBU. Harapannya, alokasi BBM subsidi untuk Toraja Utara benar-benar diperuntukkan dan dinikmati oleh masyarakat Toraja Utara,” tegasnya.
Poin krusial ketiga yang menjadi perhatian mendesak adalah kesiapsiagaan penanganan kebakaran. Hal ini seiring dengan penggabungan kelembagaan Satpol PP dan Dinas Pemadam Kebakaran.
“Karena saat ini kami sudah satu dinas dengan Pemadam Kebakaran, otomatis kami bersiaga penuh (standby) setiap saat untuk melakukan pemadaman, baik kebakaran pemukiman maupun kebakaran lahan dan hutan di Toraja Utara, meskipun dengan segala keterbatasan fasilitas yang dimiliki Pemda,” lanjut Riantho.
Ia pun mengajak seluruh elemen masyarakat dan insan pers untuk turut mendukung langkah serta kinerja Satpol PP demi terciptanya ketertiban umum dan pelayanan prima.
“Kami memohon dukungan dari seluruh masyarakat, terutama rekan-rekan media, untuk mengawal dan mendukung pelaksanaan tugas kami. Baik dalam penegakan Perda maupun penanganan kebakaran, semua demi kepentingan masyarakat Toraja Utara,” harapnya.
Menutup keterangannya, Riantho berharap seluruh personelnya dapat menjalankan amanah dengan lancar dan kondusif di lapangan.
“Harapan saya, semua tugas dan tanggung jawab yang dibebankan kepada Satpol PP maupun Pemadam Kebakaran dapat terlaksana dengan baik tanpa kendala, baik gesekan di tengah masyarakat maupun masalah internal anggota di lapangan,” pungkasnya.
Penulis: Desen
Editor: Redaksi











