Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Pemerintahan

Kepala BPDB Ancam Putus Kontrak Proyek Rekonstruksi Jalan Poros Palesan – Buakayu di Tator, kini Jadi Sorotan Tajam “Kontraktor Pelaksana Terancam Blacklist”

badge-check


					Kepala BPDB Ancam Putus Kontrak Proyek Rekonstruksi Jalan Poros Palesan – Buakayu di Tator, kini Jadi Sorotan Tajam “Kontraktor Pelaksana Terancam Blacklist” Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Proyek rekonstruksi jalan poros Palesan – Buakayu menuai sorotan tajam bahkan terancam diputus kontrak, dan kontraktor pelaksananya terancam di Blacklist. Hal tersebut di sampaikan Plt BPBD Christian Sakkung saat di temui di posko siap Siaga, Plaza Kolam Mamale Kamis (08/01/2026/).

“Jadi begini untuk saat ini proyek tersebut kita adendum karena proyek tersebut terlambat selesai pekerjaannnya, kontraktornya juga sudah kita tegur agar proyek tersebut segera selesai, ” Kata Christian Sakkung.

Lebih lannjut Christian Sakkung juga menjelaskan bahwa kalau proyek tersebut tidak selesai dalam waktu 50 hari pekerjaan maka bisa saja kami putus Kontrak dan memblacklist kontraktor tersebut karena ini juga bisa membuat kita kedepannya tidak bisa dapat proyek dari BPBD pusat.

“Kalau pekerjaannnya tidak selesai dalam waktu 50 hari maka kami bisa ambil langkah apakah kontraknya kita perpanjang atau kita putus Kontrak dan memblacklist kontraktor tersebut karena kita juga rugi kalau diperpanjang terus karena pekerjaan tersebut kena adendum, ” Ungkap Cristian Sakkung.

Lebih lanjut Cristian Sakkung juga mengatakan bahwa proyek tersebut untuk saat ini sudah mencapai 80% pekerjaan dan 80% pencairannya.

“Kalau progres pekerjaan sudah mencapai 80% pekerjaan dan 80% pencairannya, dengan total anggaran 1,6 miliar lebih yang di kerjakan oleh CV Bakti Utama ” Beber Cristian Sakkung.

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas

30 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Kasatpol PP Torut Fokus Penegakan Perda, Pengawasan BBM Subsidi, dan Pemadaman Kebakaran

20 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pemkab Toraja Utara Gelar Rakor Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Evaluasi Pelayanan Kelistrikan

16 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bupati Toraja Utara Buka Rakor Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas

6 Oktober 2026 - 04:39 WIB

Trending di Ekobis