TORUT, PEDOMANINDONESIA – Komitmen Polres Toraja Utara dalam memerangi peredaran narkotika tidak hanya menyasar masyarakat umum, tetapi juga menyentuh internal kepolisian. Setelah jajaran Pejabat Utama (PJU) diperiksa, kini giliran personel lapangan dari Unit Resmob Sillakku’ Satuan Reskrim yang menjalani tes urine mendadak.
Pemeriksaan yang berlangsung secara spontan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W., dengan pengawasan ketat dari Seksi Profesi dan Pengamanan (Sipropam). Langkah ini diambil guna memastikan seluruh personel yang bersentuhan langsung dengan operasional lapangan bebas dari pengaruh zat terlarang.
Hasil Negatif dan Transparan
Kapolres menegaskan bahwa pemeriksaan dilakukan tanpa pemberitahuan sebelumnya untuk menjamin objektivitas dan transparansi hasil.
“Secara keseluruhan, personel Unit Resmob atau Tim Sillakku sudah kami lakukan pemeriksaan urine, dan hasilnya dinyatakan negatif,” ungkap AKBP Stephanus Luckyto saat dikonfirmasi usai kegiatan.
Integritas dari Dalam Tubuh Institusi
Kegiatan ini merupakan bagian dari sistem pengawasan berlapis. Hal ini mengirimkan pesan tegas bahwa pengawasan internal tidak hanya menyasar level pimpinan, tetapi juga menjangkau seluruh personel operasional di lapangan tanpa terkecuali.
Secara edukatif, tes urine mendadak ini berfungsi sebagai instrumen deteksi dini untuk menjaga integritas aparat penegak hukum. Prinsip utamanya jelas: upaya pemberantasan narkoba harus dimulai dengan memastikan kebersihan di dalam tubuh institusi itu sendiri.
Komitmen Berkelanjutan
Kapolres menambahkan bahwa agenda serupa akan terus dilaksanakan secara berkala pada waktu yang tidak ditentukan. Hal ini merupakan bentuk komitmen Polres Toraja Utara dalam menciptakan lingkungan kerja yang bersih, sehat, dan profesional guna memberikan pelayanan terbaik bagi masyarakat.










