Menu

Mode Gelap
Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan Sejumlah Siswa SMPN 1 Makale Diduga Kuat Keracunan Makanan MBG BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

Headline

Oknum Mengaku Wartawan Tak Berkutik Diringkus Resmob, Modus Tipu Jual-Beli Kerbau Senilai Rp70 Juta untuk Acara Adat!

badge-check


					Oknum Mengaku Wartawan Tak Berkutik Diringkus Resmob, Modus Tipu Jual-Beli Kerbau Senilai Rp70 Juta untuk Acara Adat! Perbesar

“Pelaku PNRP mengakui seluruh perbuatannya. Ia membenarkan telah membawa lari dua ekor kerbau milik warga dengan total nilai kerugian mencapai Rp70.000.000. Kerbau-kerbau tersebut diakuinya telah dipotong dalam acara adat Rambu Solo’ di Sillanan, Tana Toraja.”

RANTEPAO, PEDOMANINDONESIA – Tim Resmob Sat Reskrim Polres Toraja Utara berhasil menggulung seorang pria berinisial PNRP (33), yang diduga kuat sebagai pelaku penipuan spesialis jual-beli ternak kerbau. Ironisnya, pelaku yang mengaku berprofesi sebagai wartawan ini nekat mencatut nama keluarga dan acara adat demi melancarkan aksinya.

Pelaku diringkus tanpa perlawanan di Kanuruan, Lembang Nonongan, Kecamatan Sopai, pada Senin malam (16/02/2026) sekitar pukul 23.00 WITA.

Aksi penipuan ini terungkap setelah dua orang petani asal Marante, SP dan PP, melapor ke Mapolres Toraja Utara karena merasa tertipu hingga puluhan juta rupiah.

Berdasarkan data Kepolisian, pelaku melancarkan aksinya pada November 2025 dengan dua TKP berbeda:

  1. TKP I: Pelaku mendatangi korban dan mengaku ingin membeli kerbau seharga Rp30.000.000 untuk keperluan acara Rambu Solo’ keluarganya di Sillanan. Pelaku berjanji melunasi pembayaran dalam sepekan. Namun, setelah kerbau diangkut menggunakan truk, pelaku menghilang dan memutus komunikasi.

  2. TKP II: Dengan modus serupa, pelaku meyakinkan korban kedua untuk melepas kerbaunya seharga Rp40.000.000. Pelaku berdalih kerbau tersebut dipesan oleh “bos di Papua”. Lagi-lagi, janji pembayaran satu minggu hanya tinggal janji. Alasan “masalah bank” pun dikeluarkan hingga akhirnya pelaku tak lagi bisa dihubungi.

Kasat Reskrim Polres Toraja Utara melalui Tim Resmob langsung melakukan serangkaian penyelidikan dan pengumpulan bahan keterangan (Pulbaket) setelah menerima laporan resmi (LP) pada Januari 2026.

“Setelah melakukan identifikasi, tim bergerak cepat ke lokasi keberadaan pelaku di wilayah Sopai. Terduga pelaku berhasil diamankan tanpa perlawanan dan langsung dibawa ke Mako Polres untuk pemeriksaan intensif,” ujar sumber internal Kepolisian.

Dalam interogasi awal, pelaku PNRP mengakui seluruh perbuatannya. Ia membenarkan telah membawa lari dua ekor kerbau milik warga dengan total nilai kerugian mencapai Rp70.000.000. Kerbau-kerbau tersebut diakuinya telah dipotong dalam acara adat Rambu Solo’ di Sillanan, Tana Toraja.

Saat ini, oknum wartawan tersebut telah dijebloskan ke sel tahanan Mapolres Toraja Utara. Polisi tengah mendalami apakah ada korban lain dalam aksi penipuan bermodus serupa yang dilakukan oleh pelaku.

Catatan Redaksi: Pelaku kini terancam dijerat Pasal 378 KUHP tentang Penipuan dengan ancaman hukuman penjara maksimal 4 tahun.

Baca Lainnya

Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku

10 September 2026 - 08:43 WIB

Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu

9 September 2026 - 17:57 WIB

DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG

5 September 2026 - 08:24 WIB

DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

4 September 2026 - 12:35 WIB

Sejumlah Siswa SMPN 1 Makale Diduga Kuat Keracunan Makanan MBG

3 September 2026 - 15:06 WIB

Trending di Headline