Menu

Mode Gelap
Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara Bandingkan dengan Bandung, Tokoh Masyarakat Balla Ungkap Alasan Tolak Panas Bumi di Tana Toraja Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Polres Toraja Utara Panggil 4 Agen LPG dan Skors 2 Pangkalan Nakal DPRD Tator Dapil 4 Ogah Hadiri Musrenbang Kecamatan di Masanda Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

Polri

AKBP Luckyto Pimpin Apel Gelar Pasukan: Operasi Zebra Pallawa 2025 Sasar 8 Jenis Pelanggaran Krusial

badge-check


					AKBP Luckyto Pimpin Apel Gelar Pasukan: Operasi Zebra Pallawa 2025 Sasar 8 Jenis Pelanggaran Krusial Perbesar

TORUT, PEDOMAN INDONESIA – Polres Toraja Utara (Torut) resmi memulai Operasi Zebra Pallawa 2025 melalui Apel Gelar Pasukan yang dilaksanakan di Markas Komando (Mako) Polres, Senin (17/11). Operasi kewilayahan ini bertujuan memastikan Keamanan, Keselamatan, Ketertiban, dan Kelancaran Lalu Lintas (Kamseltibcar Lantas) menjelang perhelatan Operasi Lilin 2025.

Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W., S.I.K., S.H., M.Si., bertindak sebagai Pimpinan Apel. Acara ini turut dihadiri perwakilan Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) seperti Kacabjari Tana Toraja di Rantepao, Danramil 1414-02/Rantepao, serta Kepala Dinas Perhubungan dan Kasat Pol PP.

Fokus Penindakan Selama 14 Hari
Dalam amanatnya, AKBP Luckyto menjelaskan bahwa Operasi Zebra Pallawa 2025 akan berlangsung selama 14 hari, terhitung mulai 17 hingga 30 November 2025.

Operasi ini mengedepankan pendekatan pre-emptive dan preventive yang didukung dengan penegakan hukum (Gakkum) lalu lintas secara selektif. Penindakan akan dimaksimalkan melalui penggunaan teknologi ETLE (Electronic Traffic Law Enforcement) Mobile dan Statis, didukung tilang konvensional serta teguran yang mengedepankan aspek humanis.

Delapan Sasaran Prioritas Pelanggaran
Terdapat delapan jenis pelanggaran lalu lintas yang menjadi target utama dan prioritas penindakan selama operasi, meliputi:

Gangguan Konsentrasi: Penggunaan ponsel saat berkendara dan pengemudi yang tidak menggunakan sabuk pengaman.

Faktor Usia: Pengemudi atau pengendara kendaraan bermotor di bawah umur.

Kapasitas: Pengendara motor berboncengan lebih dari satu orang.

Standar Keamanan: Tidak menggunakan helm standar SNI dan penggunaan knalpot yang tidak sesuai spesifikasi teknis (Spektek).

Kondisi Fisik: Mengemudi di bawah pengaruh atau setelah mengonsumsi minuman beralkohol.

Disiplin: Melawan arus (contra flow).

Kendaraan Berat/Khusus: Kendaraan over dimension/over loading (ODOL) dan Tanda Nomor Kendaraan Bermotor (TNKB) yang tidak sesuai Spektek.

Kecepatan dan Bahaya: Melebihi batas kecepatan dan praktik balapan liar.

Humanis, Profesional, dan Prosedural
Kapolres Torut menekankan kepada seluruh personel yang terlibat untuk melaksanakan tugas dengan profesionalisme tinggi.

“Laksanakan tugas operasi dengan profesional, prosedural, terbuka, serta mengedepankan pendekatan persuasif dan humanis. Hindari tindakan kontraproduktif yang dapat merusak citra Polri di mata publik,” tutupnya.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Latihan Pra-Operasi (Latpra Ops) Zebra Pallawa 2025 untuk menyamakan persepsi dan meningkatkan kesiapan operasional seluruh personel.

Baca Lainnya

Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

22 Januari 2026 - 14:18 WIB

Kapolsek Tondon Nanggala Pimpin Langsung Pengamanan, Pastikan Kelancaran Kegiatan Adat Rambu Solo’

21 Januari 2026 - 19:18 WIB

Perkuat Pengamanan Objek Vital, Wakapolres Tana Toraja Hadiri Peresmian SPPBE PT Minanga Jaya Abadi

19 Januari 2026 - 13:38 WIB

Wartawan Lawan Buzzer: Akun ‘Publik Haterss’ Resmi Dilaporkan ke Polda Sulsel

15 Januari 2026 - 20:38 WIB

Polres Toraja Utara Gelar Panen Raya Jagung Serentak Kuartal I Tahun 2026 Dukung Swasembada Pangan

9 Januari 2026 - 10:04 WIB

Trending di Polri