Menu

Mode Gelap
Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf” Diduga Ada Kejanggalan, DPRD Tator Wacanakan Pansus Dana Hibah Rp700 Juta SSA XXVI Gereja Toraja Refleksi 27 Tahun Perumda Pasar Makassar: Jaga Kebersamaan hingga Kerja Dengan Hati MASIH INGAT KASUS VIRAL PELAUT DUBAI ASAL TORAJA? SEMPAT HEBOH KLARIFIKASI DI MEDSOS, DRAMA PELAUT VS ISTRI SAH BERAKHIR BEGINI DI PN MAKALE! Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu

Headline

Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

badge-check


					Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf” Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA — Loice Christiana Mangontan, selaku Mitra SPPG Batupapan 1, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, pemerintah daerah, orang tua, serta para siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Makale yang terdampak dugaan keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Sehat (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh penyesalan di hadapan puluhan awak media saat menggelar konferensi pers di Arion Kafe pada Selasa (15/09/2026).

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada kepala sekolah SMPN 1 dan juga kepala sekolah SMPN 2 Makale, termasuk pemerintah daerah, orang tua siswa, dan juga para siswa yang kena dampak musibah ini. Semuanya ini terjadi bukan karena ada kesengajaan, tapi ini murni musibah. Kedepannya kami berusaha bisa bertemu langsung dengan orang tua siswa yang kena dampak dari makanan tersebut untuk melakukan permohonan maaf,” ujar Loice.

Loice mengungkapkan bahwa setelah kejadian tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional serta turun langsung ke lapangan untuk mengecek penyebab insiden.

“Saat itu kami berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional dan turun langsung ke lapangan memantau langsung kegiatan-kegiatan di lapangan seperti apa, dan kami juga sudah perbaiki IPAL MBG di sana,” ungkapnya.

Menanggapi proses pengolahan makanan, Loice memastikan bahwa waktu memasak telah disesuaikan dengan jadwal pengantaran. Ia menegaskan tidak ada makanan atau nasi yang dipanaskan ulang.

“Jam masaknya kita sesuai dengan jam pengantaran ke sekolah-sekolah. Tidak ada namanya makanan dipanaskan, intinya makanan dimasak sesuai dengan jadwal pengantarannya. Terkait dengan temuan BPOM, mohon maaf Pak, saya tidak bisa menjawab,” beber Loice.

Baca Lainnya

Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial

10 September 2026 - 18:13 WIB

Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku

10 September 2026 - 08:43 WIB

Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu

9 September 2026 - 17:57 WIB

DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG

5 September 2026 - 08:24 WIB

DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

4 September 2026 - 12:35 WIB

Trending di Headline