Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Headline

Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

badge-check


					Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf” Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA — Loice Christiana Mangontan, selaku Mitra SPPG Batupapan 1, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, pemerintah daerah, orang tua, serta para siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Makale yang terdampak dugaan keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Sehat (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh penyesalan di hadapan puluhan awak media saat menggelar konferensi pers di Arion Kafe pada Selasa (15/09/2026).

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada kepala sekolah SMPN 1 dan juga kepala sekolah SMPN 2 Makale, termasuk pemerintah daerah, orang tua siswa, dan juga para siswa yang kena dampak musibah ini. Semuanya ini terjadi bukan karena ada kesengajaan, tapi ini murni musibah. Kedepannya kami berusaha bisa bertemu langsung dengan orang tua siswa yang kena dampak dari makanan tersebut untuk melakukan permohonan maaf,” ujar Loice.

Loice mengungkapkan bahwa setelah kejadian tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional serta turun langsung ke lapangan untuk mengecek penyebab insiden.

“Saat itu kami berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional dan turun langsung ke lapangan memantau langsung kegiatan-kegiatan di lapangan seperti apa, dan kami juga sudah perbaiki IPAL MBG di sana,” ungkapnya.

Menanggapi proses pengolahan makanan, Loice memastikan bahwa waktu memasak telah disesuaikan dengan jadwal pengantaran. Ia menegaskan tidak ada makanan atau nasi yang dipanaskan ulang.

“Jam masaknya kita sesuai dengan jam pengantaran ke sekolah-sekolah. Tidak ada namanya makanan dipanaskan, intinya makanan dimasak sesuai dengan jadwal pengantarannya. Terkait dengan temuan BPOM, mohon maaf Pak, saya tidak bisa menjawab,” beber Loice.

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi

4 November 2026 - 14:49 WIB

Satlantas Polres Tana Toraja Edukasi Pelajar SMKN 1, Tekankan Keselamatan dan Kepatuhan Berlalu Lintas

22 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Dosen Psikologi UIT Prihatin kejadian Bullying di Tana Toraja

16 Oktober 2026 - 08:34 WIB

Siap-siap! PWI Sulsel Award dan Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031 Digelar 17 Oktober Nanti

11 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Trending di Headline