Menu ✖

Mode Gelap
Siap-siap! PWI Sulsel Award dan Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031 Digelar 17 Oktober Nanti Breaking News: Puluhan Siswa dan Guru SMAN 3 Torut Diduga Keracunan MBG, Cabdisdik Sulsel Turun Tangan Polres Tana Toraja Berikan Kejutan di HUT ke-81 TNI, Kapolres Tegaskan Soliditas TNI-Polri Polres Toraja Utara Gelar Pengamanan dan Pengawasan Tradisi Adat Adu Kerbau di Tondon Bupati Toraja Utara Buka Rakor Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas STI Ajak Gen Z Jadi Kreator Pertanian: Bikin Konten, Sebar, Dapat Cuan

Headline

Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

badge-check


					Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf” Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA — Loice Christiana Mangontan, selaku Mitra SPPG Batupapan 1, menyampaikan permohonan maaf yang sebesar-besarnya kepada pihak sekolah, pemerintah daerah, orang tua, serta para siswa SMPN 1 dan SMPN 2 Makale yang terdampak dugaan keracunan usai mengonsumsi Makan Bergizi Sehat (MBG).

Pernyataan tersebut disampaikan dengan penuh penyesalan di hadapan puluhan awak media saat menggelar konferensi pers di Arion Kafe pada Selasa (15/09/2026).

“Saya memohon maaf sebesar-besarnya kepada kepala sekolah SMPN 1 dan juga kepala sekolah SMPN 2 Makale, termasuk pemerintah daerah, orang tua siswa, dan juga para siswa yang kena dampak musibah ini. Semuanya ini terjadi bukan karena ada kesengajaan, tapi ini murni musibah. Kedepannya kami berusaha bisa bertemu langsung dengan orang tua siswa yang kena dampak dari makanan tersebut untuk melakukan permohonan maaf,” ujar Loice.

Loice mengungkapkan bahwa setelah kejadian tersebut, pihaknya langsung berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional serta turun langsung ke lapangan untuk mengecek penyebab insiden.

“Saat itu kami berkoordinasi dengan Badan Gizi Nasional dan turun langsung ke lapangan memantau langsung kegiatan-kegiatan di lapangan seperti apa, dan kami juga sudah perbaiki IPAL MBG di sana,” ungkapnya.

Menanggapi proses pengolahan makanan, Loice memastikan bahwa waktu memasak telah disesuaikan dengan jadwal pengantaran. Ia menegaskan tidak ada makanan atau nasi yang dipanaskan ulang.

“Jam masaknya kita sesuai dengan jam pengantaran ke sekolah-sekolah. Tidak ada namanya makanan dipanaskan, intinya makanan dimasak sesuai dengan jadwal pengantarannya. Terkait dengan temuan BPOM, mohon maaf Pak, saya tidak bisa menjawab,” beber Loice.

Baca Lainnya

Siap-siap! PWI Sulsel Award dan Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031 Digelar 17 Oktober Nanti

11 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Breaking News: Puluhan Siswa dan Guru SMAN 3 Torut Diduga Keracunan MBG, Cabdisdik Sulsel Turun Tangan

9 Oktober 2026 - 11:44 WIB

Kasatpol PP Torut Kerahkan Puluhan Anggota Jaga Ketat SPBU, Pelansir Tersingkirkan

2 Oktober 2026 - 16:09 WIB

Bertemu Direktur Penataan Daerah, CDOB Toraja Barat Bahas Jalan Menuju Daerah Persiapan

1 Oktober 2026 - 07:58 WIB

Polres Toraja Utara Gelar Patroli Gabungan dan Razia THM, Seorang Pemuda Diamankan Positif Gunakan Narkoba

28 September 2026 - 12:57 WIB

Trending di Headline