Menu

Mode Gelap
Toraja Utara Dapat Tambahan Anggaran Rp121,8 Miliar dari Pusat, Gaji PPPK dan TPP Siap Dibayarkan Tekan Angka Anak Putus Sekolah, SMK Kristen Tagari Rantepao Gelar Pelatihan Alat Berat dan Forklift Gratis Satu Unit Mobil Tangki BBM Solar Bersubsidi Diamankan, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara: Proses Hukum Transparan Pengembangan Kasus Penyalahgunaan Solar, Polres Tana Toraja Tetapkan 3 Tersangka Baru Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​ Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara

Headline

Tekan Angka Anak Putus Sekolah, SMK Kristen Tagari Rantepao Gelar Pelatihan Alat Berat dan Forklift Gratis

badge-check


					Tekan Angka Anak Putus Sekolah, SMK Kristen Tagari Rantepao Gelar Pelatihan Alat Berat dan Forklift Gratis Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA — Di bawah kepemimpinan Mikhael John Paerunan selaku Kepala Sekolah, SMK Kristen Tagari Rantepao terus melakukan berbagai langkah nyata untuk membantu menekan angka anak putus sekolah. Salah satu program andalannya adalah pelatihan gratis pengoperasian alat berat dan forklift.

Informasi tersebut disampaikan langsung oleh Mikhael John Paerunan saat dihubungi melalui sambungan telepon pada Rabu (12/8/2026).

“Setiap tahun kami memprogramkan Diklat (Pendidikan dan Pelatihan) gratis untuk alat berat jenis ekskavator dan forklift, yang diselenggarakan dua kali dalam setahun. Forklift sendiri merupakan alat mekanis yang biasa digunakan untuk mengangkat dan memindahkan barang-barang, seperti di kawasan pelabuhan,” ujar Mikhael.

John menambahkan, antusiasme masyarakat terhadap program ini sangat tinggi. Pada gelombang pelatihan terakhir, sebanyak 80 peserta telah berhasil menyelesaikan program. Dalam waktu dekat, pihak sekolah akan kembali membuka angkatan baru.

“Baru-baru ini kami menyelesaikan pelatihan yang diikuti 80 peserta. Tidak lama lagi, kami akan kembali mengadakan pelatihan serupa untuk angkatan berikutnya dengan kuota 40 orang peserta,” jelasnya.

Guna memastikan kepastian karier para lulusan pelatihan, SMK Kristen Tagari Rantepao menjalin sinergi dengan pemerintah daerah setempat.

“Program ini kami jalankan bekerja sama dengan Dinas Ketenagakerjaan. Jadi, sertifikat resmi yang didapatkan peserta diterbitkan langsung oleh pihak dinas,” ungkap John.

Mengenai persyaratan peserta, John menjelaskan bahwa program ini dikhususkan bagi generasi muda yang memenuhi kriteria usia produktif dan kualifikasi keselamatan kerja.

“Syaratnya minimal lulusan SMK dengan usia maksimal 24 tahun, karena operasional alat berat membutuhkan standar kualifikasi dan kematangan usia tertentu. Puji Tuhan, para alumni dari kegiatan pelatihan ini seluruhnya sudah terserap di dunia kerja,” pungkas John.

Baca Lainnya

Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

1 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

29 Juli 2026 - 15:07 WIB

Mobil Pikap Masuk Padang Rumput Ollon, Warganet Khawatir Keindahan Wisata Tana Toraja Rusak

26 Juli 2026 - 23:12 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

SMK Kristen Tagari Rantepao Bersiap Wakili Sulsel di Tingkat Nasional untuk 3 Bidang Lomba

20 Juli 2026 - 01:07 WIB

Trending di Pendidikan