Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Ekobis

Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara

badge-check


					Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA – Di balik kawasan pegunungan Salu Baruppu, Kecamatan Baruppu, Kabupaten Toraja Utara, tersembunyi sebuah destinasi wisata alam yang kian memikat perhatian para pencinta petualangan: Air Terjun Sarambu Tonapa. Destinasi ini menawarkan panorama yang asri di balik rute perjalanan yang menantang.

Secara administratif, Sarambu Tonapa terletak di Maluko Tondok Kalo’, Lingkungan Salu Baruppu, Kelurahan Baruppu Selatan, Kecamatan Baruppu, Toraja Utara.

Kepala Lingkungan Salu Baruppu, Petrus Pallea, menuturkan bahwa keberadaan air terjun tersebut telah dikenal warga sejak zaman dahulu dan memiliki cerita rakyat yang diwariskan secara turun-temurun.

“Sarambu Tonapa sejak dulu sudah dikenal. Nenek moyang kami terdahulu sering pergi berburu hewan, mengambil madu hutan, hingga bermalam untuk memancing ikan sidat. Dari aktivitas itulah mereka menemukan air terjun yang sangat indah ini,” ujar Petrus Pallea, Jumat (17/8/2026).

Ia menjelaskan, penamaan “Sarambu Tonapa” tidak lepas dari kondisi bebatuan di sekitar lokasi yang tetap kokoh dan tidak tergerus waktu.

“Dinamakan Sarambu Tonapa karena memiliki hamparan batu yang sangat kokoh dan tidak berubah bentuk dari dulu. Selain itu, tidak ada tanah liat di sekitar area air terjun. Atas dasar itulah orang tua dulu menyebutnya Tonapa,” jelasnya.

Akses menuju lokasi membutuhkan stamina dan kesiapan fisik. Dari pusat kota menuju kawasan pemukiman warga di Maluko Tondok Kalo’, perjalanan menggunakan sepeda motor memakan waktu sekitar lima jam akibat kondisi rute yang cukup ekstrem.

Setibanya di pemukiman warga, perjalanan dilanjutkan dengan berjalan kaki menuju titik lokasi air terjun yang menempuh waktu sekitar empat jam.

Meski menguras tenaga, keindahan panorama dan kesejukan alami Sarambu Tonapa menjadi ganjaran setimpal bagi para wisatawan yang haus akan petualangan alam terbuka.

Baca Lainnya

Pemkab Toraja Utara Gelar Rakor Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Evaluasi Pelayanan Kelistrikan

16 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bupati Toraja Utara Buka Rakor Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas

6 Oktober 2026 - 04:39 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Satu Unit Mobil Tangki BBM Solar Bersubsidi Diamankan, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara: Proses Hukum Transparan

8 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja

16 Juli 2026 - 09:46 WIB

Trending di Ekobis