Menu

Mode Gelap
Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

Ekobis

Diduga Rusak Kebun Warga, Pemilik Kerbau yang Dilepas di Belau Utara Terancam Dipolisikan

badge-check


					Diduga Rusak Kebun Warga, Pemilik Kerbau yang Dilepas di Belau Utara Terancam Dipolisikan Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Sejumlah masyarakat di kecamatan Masanda merasa dirugikan dengan adanya sejumlah kerbau yang dilepas pemiliknya dan masuk di kebun warga memakan tanaman dan juga merusak tanaman warga. Hal tersebut di sampaikan Alharis Tandilinggi, S.H saat melalui sambungan seluler miliknya. Rabu (11/02/2026/).

“Bulan 2 tidak dikeluarkan kita buatkan laporan polisi, sudah ada landasan hukumnya kalau tidak mau mengeluarkan secara sukarela, ” Kata Alharis.

Tak hanya itu Alharis juga mendesak para pemilik kerbau yang dilepas di lokasi tersebut agar segera di keluar kan dari lokasi karena merusak tanaman warga yang mata pencariannya sebagai petani.

Alharis yang juga Ketua Kelompok Tani Batang pun meminta kepada semua pemilik kerbau yg dilepaskan di Perkebunan Masanda, Induk, Tabaya dan seppon tidak terkecuali agar segerah menarik atau mengeluarkan kerbaunya yang dilepaskan bebas di kebun masyarakat.

“Pemerintah harus mendukung warganya bertani jangan malah pemerintah yang merusak tanaman warganya,” Ungkap Alharis tegas.

Sementara itu salah satu warga yang merasa di rugikan atas nama Benyamin Bongga Lola alias (Papa Uco’) menjelaskan bahwa dirinya mengalami kerugian sampai puluhan juta akibat dari adanya kerbau yang di lepas warga.

“keluhan saya akibat kerbau masuk dikebun semua tanaman habis kopi lampung sebanyak 178 pohon, pohon pinang 19 pohon, jagung labu, timun, jahe, buncis, kacang panjang, kopi yang dikoker. pisang dua pohon bibit kates dan tanggul kolam pun rusak. saya minta ganti rugi cukup 12 juta, ” Kata Benyamin Bongga.

Tak hanya itu Benyamin juga mengaku dirinya sudah layangkan surat laporan ke kantor lembang Belau Utara dan kantor kecamatan Masandan untuk dicarikan solusi.

“Saya sudah layangkan surat keberatan ke kantor lembang dan kantor kecamatan untuk dicarikan solusinya namun sampai sekarang belum ada solusinya,” Beber Benyamin Bongga.

Sementara itu kepala lembang Belau Utara Frederick Kumbun saat dihubungi melalui pesan Whatsapp mengaku bakal mempertemukan di kantor lembang untuk dicarikan solusinya.

“Tetap kita dudukkan di Lembang, bukan langsung ke kecamatan, mangkamo komunikasi Antara Bongga dan Ambe’ Tombi pa tae’ pa sitiroanan Melo 👍,” Singkat Kumbun.

Baca Lainnya

Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah

19 September 2026 - 19:48 WIB

Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu

10 September 2026 - 18:07 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Bukan Sekadar KKN: Mahasiswa Unhas Bangun Peta Digital dan Potensi Wisata Toraja Utara

14 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Trending di Headline