Menu

Mode Gelap
Diduga Rusak Kebun Warga, Pemilik Kerbau yang Dilepas di Belau Utara Terancam Dipolisikan Candaan Komika Pandji Berujung Sanksi Adat di Toraja, Jadi Pengingat Pentingnya Sensitivitas Budaya Polres Toraja Utara Amankan Oknum Nakes Terkait Dugaan Kurir Sabu Menjemput Fajar Baru: Penyatuan Luwu-Toraja dalam Satu Provinsi Jadi Solusi Keadilan Ekonomi Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara

Ekobis

Diduga Rusak Kebun Warga, Pemilik Kerbau yang Dilepas di Belau Utara Terancam Dipolisikan

badge-check


					Diduga Rusak Kebun Warga, Pemilik Kerbau yang Dilepas di Belau Utara Terancam Dipolisikan Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Sejumlah masyarakat di kecamatan Masanda merasa dirugikan dengan adanya sejumlah kerbau yang dilepas pemiliknya dan masuk di kebun warga memakan tanaman dan juga merusak tanaman warga. Hal tersebut di sampaikan Alharis Tandilinggi, S.H saat melalui sambungan seluler miliknya. Rabu (11/02/2026/).

“Bulan 2 tidak dikeluarkan kita buatkan laporan polisi, sudah ada landasan hukumnya kalau tidak mau mengeluarkan secara sukarela, ” Kata Alharis.

Tak hanya itu Alharis juga mendesak para pemilik kerbau yang dilepas di lokasi tersebut agar segera di keluar kan dari lokasi karena merusak tanaman warga yang mata pencariannya sebagai petani.

Alharis yang juga Ketua Kelompok Tani Batang pun meminta kepada semua pemilik kerbau yg dilepaskan di Perkebunan Masanda, Induk, Tabaya dan seppon tidak terkecuali agar segerah menarik atau mengeluarkan kerbaunya yang dilepaskan bebas di kebun masyarakat.

“Pemerintah harus mendukung warganya bertani jangan malah pemerintah yang merusak tanaman warganya,” Ungkap Alharis tegas.

Sementara itu salah satu warga yang merasa di rugikan atas nama Benyamin Bongga Lola alias (Papa Uco’) menjelaskan bahwa dirinya mengalami kerugian sampai puluhan juta akibat dari adanya kerbau yang di lepas warga.

“keluhan saya akibat kerbau masuk dikebun semua tanaman habis kopi lampung sebanyak 178 pohon, pohon pinang 19 pohon, jagung labu, timun, jahe, buncis, kacang panjang, kopi yang dikoker. pisang dua pohon bibit kates dan tanggul kolam pun rusak. saya minta ganti rugi cukup 12 juta, ” Kata Benyamin Bongga.

Tak hanya itu Benyamin juga mengaku dirinya sudah layangkan surat laporan ke kantor lembang Belau Utara dan kantor kecamatan Masandan untuk dicarikan solusi.

“Saya sudah layangkan surat keberatan ke kantor lembang dan kantor kecamatan untuk dicarikan solusinya namun sampai sekarang belum ada solusinya,” Beber Benyamin Bongga.

Sementara itu kepala lembang Belau Utara Frederick Kumbun saat dihubungi melalui pesan Whatsapp mengaku bakal mempertemukan di kantor lembang untuk dicarikan solusinya.

“Tetap kita dudukkan di Lembang, bukan langsung ke kecamatan, mangkamo komunikasi Antara Bongga dan Ambe’ Tombi pa tae’ pa sitiroanan Melo 👍,” Singkat Kumbun.

Baca Lainnya

Polres Toraja Utara Amankan Oknum Nakes Terkait Dugaan Kurir Sabu

10 Februari 2026 - 11:38 WIB

Menjemput Fajar Baru: Penyatuan Luwu-Toraja dalam Satu Provinsi Jadi Solusi Keadilan Ekonomi

8 Februari 2026 - 10:31 WIB

Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara

30 Januari 2026 - 15:52 WIB

Sejumlah Kontraktor di Toraja Pertanyakan Dasar Hukum Tagihan Pajak Galian C

19 Januari 2026 - 18:14 WIB

Perkuat Pengamanan Objek Vital, Wakapolres Tana Toraja Hadiri Peresmian SPPBE PT Minanga Jaya Abadi

19 Januari 2026 - 13:38 WIB

Trending di Ekobis