Menu

Mode Gelap
Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​ Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Wakil Ketua KPK RI Tegaskan Pejabat Tidak Boleh Alergi Dengan Media Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

Ekobis

Diduga Rusak Kebun Warga, Pemilik Kerbau yang Dilepas di Belau Utara Terancam Dipolisikan

badge-check


					Diduga Rusak Kebun Warga, Pemilik Kerbau yang Dilepas di Belau Utara Terancam Dipolisikan Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Sejumlah masyarakat di kecamatan Masanda merasa dirugikan dengan adanya sejumlah kerbau yang dilepas pemiliknya dan masuk di kebun warga memakan tanaman dan juga merusak tanaman warga. Hal tersebut di sampaikan Alharis Tandilinggi, S.H saat melalui sambungan seluler miliknya. Rabu (11/02/2026/).

“Bulan 2 tidak dikeluarkan kita buatkan laporan polisi, sudah ada landasan hukumnya kalau tidak mau mengeluarkan secara sukarela, ” Kata Alharis.

Tak hanya itu Alharis juga mendesak para pemilik kerbau yang dilepas di lokasi tersebut agar segera di keluar kan dari lokasi karena merusak tanaman warga yang mata pencariannya sebagai petani.

Alharis yang juga Ketua Kelompok Tani Batang pun meminta kepada semua pemilik kerbau yg dilepaskan di Perkebunan Masanda, Induk, Tabaya dan seppon tidak terkecuali agar segerah menarik atau mengeluarkan kerbaunya yang dilepaskan bebas di kebun masyarakat.

“Pemerintah harus mendukung warganya bertani jangan malah pemerintah yang merusak tanaman warganya,” Ungkap Alharis tegas.

Sementara itu salah satu warga yang merasa di rugikan atas nama Benyamin Bongga Lola alias (Papa Uco’) menjelaskan bahwa dirinya mengalami kerugian sampai puluhan juta akibat dari adanya kerbau yang di lepas warga.

“keluhan saya akibat kerbau masuk dikebun semua tanaman habis kopi lampung sebanyak 178 pohon, pohon pinang 19 pohon, jagung labu, timun, jahe, buncis, kacang panjang, kopi yang dikoker. pisang dua pohon bibit kates dan tanggul kolam pun rusak. saya minta ganti rugi cukup 12 juta, ” Kata Benyamin Bongga.

Tak hanya itu Benyamin juga mengaku dirinya sudah layangkan surat laporan ke kantor lembang Belau Utara dan kantor kecamatan Masandan untuk dicarikan solusi.

“Saya sudah layangkan surat keberatan ke kantor lembang dan kantor kecamatan untuk dicarikan solusinya namun sampai sekarang belum ada solusinya,” Beber Benyamin Bongga.

Sementara itu kepala lembang Belau Utara Frederick Kumbun saat dihubungi melalui pesan Whatsapp mengaku bakal mempertemukan di kantor lembang untuk dicarikan solusinya.

“Tetap kita dudukkan di Lembang, bukan langsung ke kecamatan, mangkamo komunikasi Antara Bongga dan Ambe’ Tombi pa tae’ pa sitiroanan Melo 👍,” Singkat Kumbun.

Baca Lainnya

Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​

5 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara

3 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak

1 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja

16 Juli 2026 - 09:46 WIB

Trending di Ekobis