Menu

Mode Gelap
Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara Bandingkan dengan Bandung, Tokoh Masyarakat Balla Ungkap Alasan Tolak Panas Bumi di Tana Toraja Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Polres Toraja Utara Panggil 4 Agen LPG dan Skors 2 Pangkalan Nakal DPRD Tator Dapil 4 Ogah Hadiri Musrenbang Kecamatan di Masanda Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

News

Menuju Kota Tertib dan Terintegrasi, Relokasi PK5 jln Leimena Masuki Tahap Akhir

badge-check


					Menuju Kota Tertib dan Terintegrasi, Relokasi PK5 jln Leimena Masuki Tahap Akhir Perbesar

MAKASSAR, PEDOMAN INDONESIA – Upaya penataan kawasan Jalan Dr. Leimena terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Kota Makassar bersama Perumda Pasar Makassar Raya dan jajaran terkait kini memasuki tahap akhir finalisasi rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PK5) ke Pasar Panakkukang.

Rapat finalisasi yang digelar bersama sejumlah instansi terkait ini menjadi momentum penting dalam memastikan penataan berjalan sesuai rencana dan batas waktu yang telah disepakati bersama para pedagang.

Camat Panakkukang, Muhammad Ari Fadli, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan Surat Peringatan Ketiga (SP3) kepada para pedagang yang masih bertahan di lokasi.

“Insya Allah, tiga hari ke depan kami akan turun langsung melihat progresnya karena jangka waktu yang diberikan sudah memasuki batas akhirnya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menegaskan bahwa area di dalam Pasar Panakkukang telah disiapkan sebagai lokasi relokasi pedagang. Menurutnya, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari asistensi Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin, dalam upaya penataan kota secara berkelanjutan.

“Penataan PK5 bukan hanya dilakukan di Jalan Dr. Leimena, tetapi juga akan diterapkan di beberapa ruas jalan lain di Kota Makassar sebagai bagian dari program berkelanjutan menuju tata kota yang lebih baik,” jelasnya.

Ali Gauli menambahkan, agar tetap melakukan pendekatan persuasif dalam proses relokasi ini.

“Kami tetap meminta agar mengedepankan komunikasi yang baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun sebagian besar pedagang memang masih bertahan, namun kerja sama lintas sektor di lapangan nanti kita berharap dapat berjalan dengan baik dan kolektif,” tambahnya.

Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan penataan kota, khususnya kawasan pasar yang tertib, aman, dan terintegrasi demi kenyamanan masyarakat.

Turut hadir dalam rapat tersebut Direktur Operasional Perumda Pasar. perwakilan Bimmas dan Babinkamtibmas, PDAM, Lurah Tello Baru, Satpol PP, Kepala Pasar Panakkukang. serta Kabag Ketertiban dan Kabag Perencanaan Perumda Pasar Makassar Raya.

Baca Lainnya

Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya

2 Februari 2026 - 22:32 WIB

Sejumlah Kontraktor di Toraja Pertanyakan Dasar Hukum Tagihan Pajak Galian C

19 Januari 2026 - 18:14 WIB

Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros–Pangkep, Basarnas Kerahkan 40 Personel Pencarian

18 Januari 2026 - 04:49 WIB

Pembelajaran 5 Hari Siswa SD di Tator di Nilai Belum Maksimal

14 Januari 2026 - 08:12 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Rakyat Mengkendek: Ahli Waris Desak Pemkab Tana Toraja Transparan

14 Januari 2026 - 08:04 WIB

Trending di News