Menu

Mode Gelap
Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

News

Menuju Kota Tertib dan Terintegrasi, Relokasi PK5 jln Leimena Masuki Tahap Akhir

badge-check


					Menuju Kota Tertib dan Terintegrasi, Relokasi PK5 jln Leimena Masuki Tahap Akhir Perbesar

MAKASSAR, PEDOMAN INDONESIA – Upaya penataan kawasan Jalan Dr. Leimena terus menunjukkan progres signifikan. Pemerintah Kota Makassar bersama Perumda Pasar Makassar Raya dan jajaran terkait kini memasuki tahap akhir finalisasi rencana relokasi Pedagang Kaki Lima (PK5) ke Pasar Panakkukang.

Rapat finalisasi yang digelar bersama sejumlah instansi terkait ini menjadi momentum penting dalam memastikan penataan berjalan sesuai rencana dan batas waktu yang telah disepakati bersama para pedagang.

Camat Panakkukang, Muhammad Ari Fadli, mengungkapkan bahwa pihaknya telah memberikan Surat Peringatan Ketiga (SP3) kepada para pedagang yang masih bertahan di lokasi.

“Insya Allah, tiga hari ke depan kami akan turun langsung melihat progresnya karena jangka waktu yang diberikan sudah memasuki batas akhirnya,” ujarnya.

Sementara itu, Direktur Utama Perumda Pasar Makassar Raya, Ali Gauli Arief, menegaskan bahwa area di dalam Pasar Panakkukang telah disiapkan sebagai lokasi relokasi pedagang. Menurutnya, langkah ini juga merupakan tindak lanjut dari asistensi Wali Kota Makassar, Bapak Munafri Arifuddin, dalam upaya penataan kota secara berkelanjutan.

“Penataan PK5 bukan hanya dilakukan di Jalan Dr. Leimena, tetapi juga akan diterapkan di beberapa ruas jalan lain di Kota Makassar sebagai bagian dari program berkelanjutan menuju tata kota yang lebih baik,” jelasnya.

Ali Gauli menambahkan, agar tetap melakukan pendekatan persuasif dalam proses relokasi ini.

“Kami tetap meminta agar mengedepankan komunikasi yang baik agar tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan. Meskipun sebagian besar pedagang memang masih bertahan, namun kerja sama lintas sektor di lapangan nanti kita berharap dapat berjalan dengan baik dan kolektif,” tambahnya.

Sinergi lintas sektor ini menjadi bukti nyata komitmen bersama dalam mewujudkan penataan kota, khususnya kawasan pasar yang tertib, aman, dan terintegrasi demi kenyamanan masyarakat.

Turut hadir dalam rapat tersebut Direktur Operasional Perumda Pasar. perwakilan Bimmas dan Babinkamtibmas, PDAM, Lurah Tello Baru, Satpol PP, Kepala Pasar Panakkukang. serta Kabag Ketertiban dan Kabag Perencanaan Perumda Pasar Makassar Raya.

Baca Lainnya

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Bupati Toraja Utara Sambut Tim Surveior LAFKI di RSUD Pongtiku

1 September 2026 - 19:26 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

PKK Toraja Utara Didorong Perkuat Literasi, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat

16 Agustus 2026 - 09:21 WIB

Trending di Headline