Menu

Mode Gelap
Dilantik Jadi Kepala Inspektorat, Yaya Rundupadang Berkomitmen Fokus Selesaikan Temuan BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Kepala BKPSDM Torut Mengaku Belum Terima Data Jumlah PPPK yang Akan Dirumahkan Bupati Torut Lantik Sejumlah Pejabat Tegaskan Utamakan Pelayanan BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan

Parlemen

8 Poin Pernyataan Prabowo Bersama Ketum Parpol soal Gelombang Demo

badge-check


					8 Poin Pernyataan Prabowo Bersama Ketum Parpol soal Gelombang Demo Perbesar

JAKARTA, PEDOMANINDONESIA – Presiden Prabowo Subianto mengumpulkan para ketua umum partai politik di Istana Negara, Pertemuan ini membahas gelombang demonstrasi hingga sikap sejumlah anggota DPR yang menuai kritik dari masyarakat.

Sejumlah pimpinan partai hadir, di antaranya Ketum PDIP Megawati Soekarnoputri, Ketua MPR sekaligus Dewan Kehormatan Gerindra Ahmad Muzani, Waketum Demokrat Edhie Baskoro Yudhoyono, Ketum Golkar Bahlil Lahadalia, Ketum PAN Zulkifli Hasan, Ketum NasDem Surya Paloh, Ketum PKB Muhaimin Iskandar, serta Sekjen PKS M Kholid. Turut hadir pula Ketua DPR Puan Maharani dan Ketua DPD Sultan Bachtiar Najamudin. Sebagaimana dikutip dari Detik.News

Berikut delapan poin utama hasil pertemuan tersebut:

1. Pimpinan DPR Cabut Tunjangan Anggota DPR
Prabowo menerima laporan bahwa pimpinan DPR sepakat mencabut sejumlah kebijakan, termasuk tunjangan anggota DPR dan moratorium kunjungan kerja ke luar negeri.

2. Pemerintah Pastikan Dengar Aspirasi Murni Rakyat
Prabowo menegaskan pemerintah terbuka terhadap kebebasan berpendapat. Ia memastikan aspirasi masyarakat akan dicatat dan ditindaklanjuti.

3. Instruksi Tegas untuk TNI-Polri
Prabowo meminta Panglima TNI dan Kapolri menindak tegas aksi anarkis dalam demonstrasi, termasuk penjarahan dan perusakan fasilitas umum.

4. Perusakan Fasilitas Umum = Hamburkan Uang Rakyat
Presiden menegaskan perusakan fasilitas umum sama saja dengan merugikan rakyat karena dibangun dari uang negara.

5. Anggota DPR yang Bikin Pernyataan Keliru Dicopot
Prabowo menyebut sejumlah anggota DPR yang membuat pernyataan keliru dicabut keanggotaannya oleh partai masing-masing.

6. Singgung Gejala Makar dan Terorisme
Prabowo mengingatkan adanya indikasi tindakan makar dan terorisme dalam aksi ricuh. Ia meminta aparat menindak tegas pelaku.

7. Minta DPR Undang Mahasiswa dan Tokoh Masyarakat
Presiden memerintahkan pimpinan DPR membuka pintu dialog dengan mahasiswa dan kelompok masyarakat yang ingin menyampaikan aspirasi.

8. Ajak Masyarakat Tidak Lakukan Penjarahan
Prabowo kembali mengimbau masyarakat menyampaikan aspirasi dengan damai tanpa kekerasan, perusakan, maupun penjarahan.

Prabowo mengajak seluruh rakyat untuk tetap tenang, percaya pada pemerintah, serta menjaga persatuan nasional. “Indonesia berada di ambang kebangkitan. Mari kita jaga persatuan dan tidak mau diadu domba,” tegasnya.

Baca Lainnya

Raih WTP 11 Kali Beruntun, Bupati Torut: Ini Standar Tata Kelola, Bukan Prestasi Luar Biasa

4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Ketua Komisi II DPRD Tator Desak Perindag Tertibkan Alih Fungsi Bangunan Pemda Jadi Tempat Jual Miras

18 Mei 2026 - 18:32 WIB

Pemkab Torut Siap Evaluasi dan Tindak Lanjuti Rekomendasi Rapat Paripurna DPRD

13 Mei 2026 - 12:04 WIB

700 Mahasiswa Toraja Terima Beasiswa KIP Kuliah Jalur Aspirasi Eva Stevany Rataba

7 Maret 2026 - 16:12 WIB

Ketua Komisi III DPRD Torut Ambil Sikap Tegas: Proyek APBD Perubahan 2025 Diduga Tak Sesuai Juknis, Siap Panggil Pihak Terkait

28 November 2025 - 09:00 WIB

Trending di Parlemen