TORUT – Momentum perayaan Natal di SMA Kristen Barana’, Toraja Utara, tahun ini menjadi tonggak penting dalam upaya penguatan pemahaman Konstitusi dan Pancasila bagi generasi muda di daerah. Sekolah milik Yayasan Perguruan Kristen Toraja (YPKT) tersebut berkesempatan menghadirkan tamu kehormatan dari pilar negara, yakni Hakim Mahkamah Konstitusi Republik Indonesia (MK RI), Dr. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh, S.H.,M.H.
Kehadiran Dr. Daniel Yusmic Pancastaki Foekh pada hari Jumat, 5 Desember, adalah untuk memenuhi undangan perayaan Natal sekaligus melaksanakan program edukasi bertajuk MK Goes To School. Inisiatif ini menandakan jejaring komunikasi yang kuat antara institusi pendidikan di daerah dengan lembaga negara tertinggi, menggarisbawahi komitmen sekolah dalam menanamkan nilai-nilai kebangsaan secara nyata.
Nilai Kedamaian dan Keadilan Konstitusi
Dalam sesi pencerahan yang menjadi bagian integral dari sukacita Natal, Hakim Konstitusi memberikan penekanan serius mengenai urgensi pemahaman Konstitusi bagi siswa dan guru. Beliau menyampaikan bahwa kesadaran terhadap Konstitusi adalah perwujudan nyata dari kecintaan terhadap tanah air.
“Kelahiran Kristus membawa pesan damai dan keadilan, nilai-nilai fundamental yang juga kita temukan dan wajib kita jaga dalam Konstitusi negara kita. Memahami Konstitusi adalah wujud cinta kita pada tanah air,” tegas Hakim Foekh, menghubungkan substansi nilai spiritual dengan ideologi negara.
Beliau menekankan bahwa Pancasila dan UUD 1945 adalah fondasi pemersatu yang harus dipahami secara mendalam oleh generasi muda sebagai panduan hidup bernegara yang bertanggung jawab.
Apresiasi Terhadap Sinergi Iman dan Ilmu
Ibadah syukur dalam perayaan Natal ini dipimpin oleh tokoh gereja terkemuka, Ketua Umum Majelis Sinode Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), Pdt. Djadaromo Tasiabe, M.Th.
Kepala SMA Kristen Barana’, Marten Kala’ Lembang, S.Th.,M.Pd., dalam sambutannya menyampaikan apresiasi mendalam. “Kami sangat bersyukur atas kesediaan Bapak Hakim Konstitusi untuk hadir dan memberikan materi yang sangat penting ini. Ini merupakan pelajaran berharga bahwa iman dan ilmu kebangsaan adalah dua sayap yang esensial bagi pengembangan karakter anak didik kami,” ujar Marten.
Acara ini secara kuat menegaskan posisi SMA Kristen Barana’ sebagai institusi yang tidak hanya fokus pada capaian akademik, tetapi juga luar biasa dalam membangun karakter kebangsaan yang kokoh, dengan pengakuan dan dukungan langsung dari lembaga setingkat Mahkamah Konstitusi RI.
Turut hadir sebagai bentuk dukungan terhadap acara yang sarat makna ini adalah Para Tokoh Gereja BPS Gereja Toraja, Wakil Bupati Tana Toraja, Asisten Bidang Pemerintahan Toraja Utara, dan sejumlah tokoh masyarakat.







