TORAJA UTARA, PEDOMANINDONESIA – Ketua Komisi III DPRD Toraja Utara (Torut), Julianto Mapaliey, yang membidangi lingkungan hidup tegaskan bakalan RDP dinas lingkungan hidup (DLH) terkait dengan maraknya tambang galian C di Toraja Utara (Torut) hal tersebut di sampaikannya Jumat (02/10/2026/).
“Ini agak rancu juga ini masalah tambang katanya OPD yang terkait sudah menyurati tetapi tetap berjalan ini tambang ilegal yang sangat merusak lingkuan saya curiga ada oknum yang membekingi tambang tersebut bisa berjalan dan saya yakin mereka menggunakan bahan bakar minyak subsidi, ” Kata Julianto.
Tak hanya itu Julianto juga mengatakan bahwa tambang ilegal tersebut gubernur Sulawesi Selatan (Sulsel) Andi Sudirman Sulaiman sempat menyampaikan pada aparat penegak hukum agar tambang ilegal yang ada di Toraja Utara agar di tertibkan.
“Dan kemarin ke gubernur saya sempat dengar titipan gubernur Sulawesi Selatan ke salah satu APH untuk menertibkan tambang – tambang ilegal yang sangat merusak lingkungan, ” Ucap Julianto.
Tak hanya itu Julianto juga mengaku kecewa kepada dinas yang terkait dalam hal ini dinas lingkungan hidup (DLH) pasalnya komisi 111 sudah melakukan RDP dengan mereka membahas tentang maraknya tambang galian C namun para penambang ilegal makin marak.
“Apa lagi kasusnya di ibu kota Rantepao itu dampaknya sangat kelihatan.
Kami sempat melakuan RPD dengan OPD yang terkait katanya mereka akan bersurat ke Gakum namun sampai sekarang tidak ada tindakan mereka dan dalam waktu dekat kami akan RDP lagi bersama dengan dinas yang terkait untuk menanyakan sampai di mana tindak lanjut mereka terkait dengan RDP kami beberapa waktu yang lalu, ” Beber Julianto.











