TATOR, PEDOMAN INDONESIA – Proyek pembangunan SDN 5 Kurra, Tana Toraja di duga di kerja asal – asalan. Pantauan di lokasi proyek terlihat plafonnya sudah mulai rusak.
PPK Anton Allo Sitandi saat membenarkan adanya kerusakan pada proyek tersebut saat di konfirmasi Senin (27/10/2025/).
“Ini proyek dari awal memang kami menduga tidak sesuai dengan bestek karena triples yang digunakan mungkin ketebalannya tidak sampai 2mm, dan banyak yang rusak parah namun tidak di ganti padahal itu sangat perlu diganti, besar harapan kami agar proyek ini bisa di tinjau langsung tim dari dinas pendidikan, karena di sini ada kaca sekolah yang rusak pada saat proyek tersebut berjalan namun tidak di ganti, ” Kata salah satu guru yang enggan di mediakan namanya.
Sementara itu Allo Sitandi selaku pejabat pembuat komitmen (PPK) mengaku bakal turun langsung ke lapangan untuk mengecek langsung informasi tersebut.
“Dalam waktu dekat saya akan turun mengecek proyek tersebut, karena sudah ada juga yang sampaikan sama saya mengenai dengan informasi tersebut, ” Katanya.
Lebih lanjut Allo Sitandi juga menjelaskan bahwa kontraktor yang mengerjakan proyek tersebut bersedia untuk melengkapi yang tidak sesuai spesifikasi.
“Masih ada beberapa item yang mau di perbaiki dan kontraktor bersedia untuk memperbaiki, ” Ungkap Allo Sitandi.
Allo Sitandi juga menjelaskan bahwa proyek tersebut sudah mencapai 90% progres pekerjaannya dan proses pekerjaannya sudah membuat berkas – berkas pencairannya.
“Proyek itu sudah mencapai progres pekerjaannya 90% dan pencairannya sementara pengurusan berkas – berkas pencairannya, proyek tersebut di kerjakan oleh perusahaan CV Aengdarah 153 dengan nilai anggaran sebesar Rp197,925,000 nama kegiatan rehabilitasi ruangan kelas dengan tingkat kerusakan minimal sedang beserta perabotnya, ” Beber Anton.
(AP)











