Menu

Mode Gelap
Perkuat Toleransi, Bupati Toraja Utara dan FKUB Lakukan Studi Tiru ke Pontianak dan Singkawang Raih WTP 11 Kali Beruntun, Bupati Torut: Ini Standar Tata Kelola, Bukan Prestasi Luar Biasa Nakhodai PWI Sulsel, Suwardi Thahir Komitmen Bangun Organisasi Inklusif di Era Digital Wakil Bupati Toraja Utara Hadiri Serah Terima Bantuan Kemasyarakatan Berupa Sapi Kurban di Masjid Nurul Taqwa Bolu Tak Menuntut Pidana, Keluarga Korban Kecelakaan Moge di Toraja Pilih Jalan Kekeluargaan Bripka Frits Alexander Membantu Warga yang Membutuhkan Bantuan dan Mengantar Langsung ke RS Fatima

Parlemen

Bupati Torut Tegaskan Pemkab Tak Abaikan Pokir Anggota Dewan

badge-check


					Bupati Torut Tegaskan Pemkab Tak Abaikan Pokir Anggota Dewan Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, membantah anggapan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengabaikan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.

Penegasan ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Torut pada Selasa, 23 September 2025, yang membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Menanggapi pertanyaan fraksi mengenai pokir, Frederik, yang akrab disapa Dedy, menjelaskan bahwa dari total anggota dewan, hanya delapan anggota petahana yang mengajukan usulan.

“Ada pertanyaan kenapa pokir seakan-akan diabaikan? Kami tidak mengabaikan pokir. Sebenarnya, yang masuk itu hanya delapan anggota,” tegas Dedy.

Ia menambahkan bahwa pokir anggota dewan baru akan diakomodasi dalam periode anggaran 2026-2030, sesuai dengan aturan penyusunan anggaran.

Dedy juga menjelaskan keterlambatan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025. Keterlambatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti proses lelang, penyesuaian untuk efisiensi, serta sinkronisasi dengan visi dan misi pasangan Dedy-Andrew. Ia menyebutkan bahwa situasi serupa juga terjadi di beberapa kabupaten lain.

Pada kesempatan yang sama, Dedy meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk lebih maksimal dan inovatif dalam pengembangannya, tanpa membebani masyarakat kecil.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Torut, Marthen Bida, ini juga memberikan kesempatan bagi enam fraksi Golkar, Gerindra, Demokrat, PDIP, Persatuan Nasional, dan Amanat Solidaritas untuk menyampaikan pandangan umum, masukan, dan rekomendasi terhadap tiga ranperda.

Tiga ranperda yang dibahas adalah Ranperda tentang Perubahan APBD 2025, Ranperda tentang APBD 2026, dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah.

Baca Lainnya

Perkuat Toleransi, Bupati Toraja Utara dan FKUB Lakukan Studi Tiru ke Pontianak dan Singkawang

5 Juni 2026 - 13:30 WIB

Raih WTP 11 Kali Beruntun, Bupati Torut: Ini Standar Tata Kelola, Bukan Prestasi Luar Biasa

4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Ketua Komisi II DPRD Tator Desak Perindag Tertibkan Alih Fungsi Bangunan Pemda Jadi Tempat Jual Miras

18 Mei 2026 - 18:32 WIB

Kasat Pol PP Tator Atensi Aset Pemda di Pasar Makale yang Diduga Alih Fungsi dari Warung Makan Menjadi THM

14 Mei 2026 - 10:30 WIB

Pemkab Torut Siap Evaluasi dan Tindak Lanjuti Rekomendasi Rapat Paripurna DPRD

13 Mei 2026 - 12:04 WIB

Trending di Ekonomi