Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Parlemen

Bupati Torut Tegaskan Pemkab Tak Abaikan Pokir Anggota Dewan

badge-check


					Bupati Torut Tegaskan Pemkab Tak Abaikan Pokir Anggota Dewan Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, membantah anggapan bahwa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) mengabaikan pokok-pokok pikiran (pokir) anggota DPRD.

Penegasan ini disampaikan dalam rapat paripurna DPRD Torut pada Selasa, 23 September 2025, yang membahas tiga Rancangan Peraturan Daerah (Ranperda).

Menanggapi pertanyaan fraksi mengenai pokir, Frederik, yang akrab disapa Dedy, menjelaskan bahwa dari total anggota dewan, hanya delapan anggota petahana yang mengajukan usulan.

“Ada pertanyaan kenapa pokir seakan-akan diabaikan? Kami tidak mengabaikan pokir. Sebenarnya, yang masuk itu hanya delapan anggota,” tegas Dedy.

Ia menambahkan bahwa pokir anggota dewan baru akan diakomodasi dalam periode anggaran 2026-2030, sesuai dengan aturan penyusunan anggaran.

Dedy juga menjelaskan keterlambatan pembahasan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) Perubahan Tahun 2025. Keterlambatan ini disebabkan oleh beberapa faktor, seperti proses lelang, penyesuaian untuk efisiensi, serta sinkronisasi dengan visi dan misi pasangan Dedy-Andrew. Ia menyebutkan bahwa situasi serupa juga terjadi di beberapa kabupaten lain.

Pada kesempatan yang sama, Dedy meminta Organisasi Perangkat Daerah (OPD) pengelola Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk lebih maksimal dan inovatif dalam pengembangannya, tanpa membebani masyarakat kecil.

Rapat yang dipimpin Wakil Ketua DPRD Torut, Marthen Bida, ini juga memberikan kesempatan bagi enam fraksi Golkar, Gerindra, Demokrat, PDIP, Persatuan Nasional, dan Amanat Solidaritas untuk menyampaikan pandangan umum, masukan, dan rekomendasi terhadap tiga ranperda.

Tiga ranperda yang dibahas adalah Ranperda tentang Perubahan APBD 2025, Ranperda tentang APBD 2026, dan Ranperda tentang Penyelenggaraan Perizinan Berusaha di Daerah.

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas

30 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Kasatpol PP Torut Fokus Penegakan Perda, Pengawasan BBM Subsidi, dan Pemadaman Kebakaran

20 Oktober 2026 - 08:11 WIB

Pemkab Toraja Utara Gelar Rakor Optimalisasi Pendapatan Daerah dan Evaluasi Pelayanan Kelistrikan

16 Oktober 2026 - 07:33 WIB

Bupati Toraja Utara Buka Rakor Penguatan Pelayanan Kesehatan Primer dan Komunitas

6 Oktober 2026 - 04:39 WIB

Trending di Ekobis