Menu

Mode Gelap
Kantor PWI Sulsel Disambangi Tenaga Ahli Dewan Pers Hendrayana Dilantik Jadi Kepala Inspektorat, Yaya Rundupadang Berkomitmen Fokus Selesaikan Temuan BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Kepala BKPSDM Torut Mengaku Belum Terima Data Jumlah PPPK yang Akan Dirumahkan Bupati Torut Lantik Sejumlah Pejabat Tegaskan Utamakan Pelayanan BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK

Headline

Bupati Toraja Utara Tegaskan: Tidak Boleh Ada Lagi Pungutan di Sekolah, Anggaran Seragam Sudah Disiapkan

badge-check


					(Foto Dok). Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong Perbesar

(Foto Dok). Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong

TORAJA UTARA, PEDOMANINDONESIA.ID – Bupati Toraja Utara, Frederik Victor Palimbong, menegaskan bahwa tidak boleh ada lagi pungutan dalam bentuk apa pun di sekolah, termasuk untuk pengadaan seragam siswa. Hal ini disampaikannya saat dihubungi melalui sambungan telepon, Sabtu (14/6/2025).

“Sudah ada laporan bahwa ada yang memungut biaya, dan saat ini masih dalam proses pengecekan. Informasi yang saya terima, tim Saber Pungli melakukan tangkap tangan. Senin nanti saya akan tindak lanjuti laporan tersebut,” tegas Frederik.

Ia mengungkapkan, penangkapan tersebut terjadi di salah satu Sekolah Dasar Negeri di wilayah Rantepao. Pihaknya masih mengumpulkan informasi lebih lanjut terkait kasus ini.

“Baru satu sekolah di Rantepao yang masuk laporan. Tapi jika masyarakat memiliki informasi lain, silakan sampaikan langsung ke Dinas Pendidikan, Wakil Bupati, atau kepada saya. Bila ada yang merasa keberatan atau menemukan kejanggalan terkait biaya, segera laporkan,” ujar Bupati yang akrab disapa Victor itu.

Menurutnya, Pemerintah Kabupaten Toraja Utara sudah mengalokasikan anggaran lebih dari Rp2 miliar untuk pengadaan seragam sekolah bagi siswa. Karena itu, tidak ada alasan bagi pihak sekolah untuk melakukan pungutan tambahan kepada orang tua murid.
Lebih jauh, Victor menegaskan bahwa segala bentuk pungutan liar di lingkungan pendidikan akan diproses sesuai hukum yang berlaku.

“Konsekuensinya pidana. Saya sudah koordinasikan dengan Kapolres untuk turun langsung ke lapangan mengecek setiap indikasi pungli, baik di sekolah maupun di tempat lain,” tandasnya.

Pemkab Toraja Utara berkomitmen menjaga transparansi dan keadilan dalam pelayanan pendidikan, agar seluruh siswa dapat memperoleh hak mereka tanpa dibebani biaya tambahan yang tidak semestinya.

Penulis: AP

Baca Lainnya

Kantor PWI Sulsel Disambangi Tenaga Ahli Dewan Pers Hendrayana

25 Juni 2026 - 07:20 WIB

BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi

18 Juni 2026 - 18:25 WIB

Kepala BKPSDM Torut Mengaku Belum Terima Data Jumlah PPPK yang Akan Dirumahkan

18 Juni 2026 - 18:20 WIB

Bupati Torut Lantik Sejumlah Pejabat Tegaskan Utamakan Pelayanan

18 Juni 2026 - 14:24 WIB

BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK

17 Juni 2026 - 15:10 WIB

Trending di Headline