Menu

Mode Gelap
Antrean Panjang di SPBU, Warga Tator Desak Dinas Terkait Turun Lapangan Melakukan Investigasi Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Tabung 3 Kg di Kegiatan Pasar Murah Pemda Torut Kantor PWI Sulsel Disambangi Tenaga Ahli Dewan Pers Hendrayana Dilantik Jadi Kepala Inspektorat, Yaya Rundupadang Berkomitmen Fokus Selesaikan Temuan BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Kepala BKPSDM Torut Mengaku Belum Terima Data Jumlah PPPK yang Akan Dirumahkan

Kesehatan

Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan

badge-check


					Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Sejumlah masyarakat di Kelurahan Tengan, Kecamatan Mengkendek, mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera turun ke lapangan dan menutup Kafe Kenzio. Keberadaan kafe tersebut dinilai telah mengganggu ketertiban dan ketenteraman masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang warga, Sriwanty Mengatta, saat ditemui di Mengkendek pada Minggu (14/06/2026).

“Jadi begini, Pak. Dengan kehadiran Kafe Kenzio di sini, kami merasa sangat terganggu karena setiap malam mereka memutar musik (dengan keras). Kemudian, karyawannya juga mengenakan pakaian yang kurang pantas. Kampung kami ini kampung yang terjaga adat dan kesopanannya. Jadi, dengan adanya Kafe Kenzio, kami merasa kampung kami dikotori. Besar harapan kami agar kafe ini segera ditutup. Kalau tidak, kami akan mendatangi DPRD untuk menggelar aksi,” kata Sriwanty.

Lebih lanjut, Sriwanty menjelaskan bahwa sebelumnya sejumlah warga bahkan dengan hanya mengenakan daster sempat mendatangi langsung lokasi kafe untuk melayangkan protes.

“Kami juga sempat mendatangi Kafe Kenzio agar segera ditutup karena sudah sangat meresahkan,” ucapnya.

Sriwanty menambahkan, situasi ini kian memprihatinkan karena ada salah satu anggota keluarganya yang sedang sakit dan membutuhkan ketenangan untuk memulihkan kondisi.

“Tolong, Pak Satpol PP, tutup kafe ini. Kasihan, saat ini ada keluarga saya yang sedang sakit. Beliau butuh banyak istirahat. Kalau musiknya berbunyi terus, dia tidak bisa istirahat dengan baik,” pungkas Sriwanty.

Baca Lainnya

Kantor PWI Sulsel Disambangi Tenaga Ahli Dewan Pers Hendrayana

25 Juni 2026 - 07:20 WIB

BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi

18 Juni 2026 - 18:25 WIB

BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK

17 Juni 2026 - 15:10 WIB

Resmob Polres Toraja Utara Amankan Empat Pria Terduga Pelaku Judi Adu Kerbau

12 Juni 2026 - 15:31 WIB

Bupati Torut Bakal Tindak Tegas ASN dan PPPK yang Main Medsos Saat Jam Kerja

8 Juni 2026 - 20:34 WIB

Trending di Ekobis