Menu

Mode Gelap
Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

Kesehatan

Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan

badge-check


					Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Sejumlah masyarakat di Kelurahan Tengan, Kecamatan Mengkendek, mendesak Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) untuk segera turun ke lapangan dan menutup Kafe Kenzio. Keberadaan kafe tersebut dinilai telah mengganggu ketertiban dan ketenteraman masyarakat setempat.

Hal itu disampaikan oleh salah seorang warga, Sriwanty Mengatta, saat ditemui di Mengkendek pada Minggu (14/06/2026).

“Jadi begini, Pak. Dengan kehadiran Kafe Kenzio di sini, kami merasa sangat terganggu karena setiap malam mereka memutar musik (dengan keras). Kemudian, karyawannya juga mengenakan pakaian yang kurang pantas. Kampung kami ini kampung yang terjaga adat dan kesopanannya. Jadi, dengan adanya Kafe Kenzio, kami merasa kampung kami dikotori. Besar harapan kami agar kafe ini segera ditutup. Kalau tidak, kami akan mendatangi DPRD untuk menggelar aksi,” kata Sriwanty.

Lebih lanjut, Sriwanty menjelaskan bahwa sebelumnya sejumlah warga bahkan dengan hanya mengenakan daster sempat mendatangi langsung lokasi kafe untuk melayangkan protes.

“Kami juga sempat mendatangi Kafe Kenzio agar segera ditutup karena sudah sangat meresahkan,” ucapnya.

Sriwanty menambahkan, situasi ini kian memprihatinkan karena ada salah satu anggota keluarganya yang sedang sakit dan membutuhkan ketenangan untuk memulihkan kondisi.

“Tolong, Pak Satpol PP, tutup kafe ini. Kasihan, saat ini ada keluarga saya yang sedang sakit. Beliau butuh banyak istirahat. Kalau musiknya berbunyi terus, dia tidak bisa istirahat dengan baik,” pungkas Sriwanty.

Baca Lainnya

Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua

20 September 2026 - 11:14 WIB

Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema

17 September 2026 - 19:37 WIB

Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender

17 September 2026 - 08:19 WIB

Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan

15 September 2026 - 23:49 WIB

Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

15 September 2026 - 13:54 WIB

Trending di Headline