Menu

Mode Gelap
Kapolres Torut Bersama Dandim 1414/Tator Melayat ke Rumah Duka Korban Penembakan Papua Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah Sopir Asal Toraja Diduga Jadi Korban Kekerasan Kelompok Bersenjata di Habema Plt Kadis PUPR Toraja Utara Tegaskan Pembongkaran Eks RS Pongtiku Murni Gotong Royong, Belum Ada Pemenang Tender Mendadak Dicopot, Purbaya Tinggalkan Kursi Menteri Keuangan Insiden MBG di Tana Toraja, Loice Christiana Mangontan: “Ini Murni Musibah, Kami Minta Maaf”

Kriminal

Warga Perumahan Mario Nanggala Parepare Resah, Desak APH Tindak Tegas Pemuda Mabuk

badge-check


					Warga Perumahan Mario Nanggala Parepare Resah, Desak APH Tindak Tegas Pemuda Mabuk Perbesar

PARE-PARE, PEDOMANINDONESIA – Ketenangan warga Perumahan Mario Nanggala Raya terusik akibat ulah seorang pemuda yang kerap mabuk dan mengganggu ketertiban lingkungan. Perilaku tersebut dilaporkan terjadi secara berulang, terutama saat jam istirahat malam hingga menjelang pagi hari.

Berdasarkan informasi yang dihimpun pada Jumat (27/02/2026), warga merasa khawatir dan tidak nyaman dengan tindakan provokatif pemuda tersebut. Salah satu warga yang enggan disebutkan identitasnya mengungkapkan bahwa pelaku sering menggertak tetangga yang melintas.

Residivis yang Tak Kunjung Jera

Meski sebelumnya sempat mendapatkan teguran keras dari massa, perilaku pemuda tersebut dilaporkan tidak kunjung berubah.

“Beberapa waktu lalu dia sempat dipukuli warga akibat ulahnya, tapi tampaknya tidak ada efek jera sama sekali,” ujar sumber tersebut.

Diketahui, pemuda itu memiliki rekam jejak hukum dan pernah mendekam di sel tahanan atas kasus penganiayaan. Saat ini, yang bersangkutan kabarnya masih dalam status bebas bersyarat.

Gangguan Suara Hingga Dini Hari

Senada dengan hal itu, Vika, warga lainnya, mengeluhkan gangguan suara musik dengan volume tinggi yang diputar pelaku hampir setiap malam.

“Sangat berisik. Musik diputar kencang dari waktu Magrib sampai Subuh. Kami kesulitan untuk tidur, apalagi dia juga sering berteriak-teriak tidak jelas,” keluh Vika.

Desakan Tes Urine dan Tindakan Tegas

Merasa upaya teguran warga sudah tidak membuahkan hasil, masyarakat setempat mendesak Aparat Penegak Hukum (APH) untuk segera turun tangan. Warga berharap ada langkah preventif maupun penindakan tegas agar situasi kondusif di lingkungan perumahan kembali tercipta.

Selain masalah minuman keras, warga juga menaruh kecurigaan adanya penyalahgunaan zat adiktif berbahaya oleh pelaku.

“Kami meminta pihak berwajib memberikan efek jera. Kami juga mengharapkan adanya tes urine untuk memastikan dugaan penggunaan narkoba atau zat adiktif lainnya,” tegas salah satu warga.


Penulis: Bala

Baca Lainnya

Dua PPPK Disdik Banyuasin Terjaring OTT, Diduga Pungut Fee dari 21 Kepala Sekolah

19 September 2026 - 19:48 WIB

Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu

10 September 2026 - 18:07 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Bukan Sekadar KKN: Mahasiswa Unhas Bangun Peta Digital dan Potensi Wisata Toraja Utara

14 Agustus 2026 - 19:22 WIB

Pengembangan Kasus Penyalahgunaan Solar, Polres Tana Toraja Tetapkan 3 Tersangka Baru

8 Agustus 2026 - 20:55 WIB

Trending di Hukum