TATOR, PEDOMANINDONESIA – Setelah tiga bulan menghalangi akses vital, batu besar sisa longsor yang menutup badan jalan poros Palesan – Buakayu akhirnya dieksekusi. Aksi ini dipimpin langsung oleh Anggota DPRD Tana Toraja dari Fraksi Golkar, Agustinus Patinggi, pada Rabu, 15 Oktober 2025.
Batu raksasa tersebut berada tepat di Lembang Buakayu, Kecamatan Bonggakaradeng, dan telah menutup lebih dari separuh badan jalan. Kondisi ini dinilai sangat membahayakan pengguna jalan, terutama karena berpotensi memicu kecelakaan, khususnya saat berkendara di malam hari atau dalam cuaca berkabut/hujan.
Agustinus Patinggi, yang akrab disapa Agus, menegaskan bahwa penanganan darurat ini merupakan hasil koordinasi cepat dengan pihak terkait di eksekutif daerah.
“Kami berkoordinasi dengan Dinas PUPR Tana Toraja, dan puji Tuhan hari ini (15/10) proses pemecahan batu bisa dikerjakan,” jelas Agus, menunjukkan komitmennya terhadap masalah infrastruktur di daerah pemilihannya.
Material longsor ini diketahui telah menyumbat jalur tersebut sejak tiga bulan lalu, menyusul bencana tanah longsor akibat curah hujan tinggi yang melanda wilayah tersebut.
Proses pemecahan batu untuk memulihkan total akses jalan ini juga turut dikawal oleh Kepala Lembang Buakayu, Bertha Sondong, memastikan langkah-langkah penanganan berjalan efektif dan lancar. Dengan tuntasnya evakuasi material longsor ini, diharapkan konektivitas dan keamanan berkendara di poros Palesan-Buakayu kembali normal.












