Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

News

Terduga Pelaku Perusakan SMP PGRI Marinding Mangkir dari Panggilan Polisi, Diduga Alasan Sakit

badge-check


					Terduga Pelaku Perusakan SMP PGRI Marinding Mangkir dari Panggilan Polisi, Diduga Alasan Sakit Perbesar

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Terduga pelaku perusakan SMP PGRI Marinding, Kecamatan Mengkendek, Kabupaten Tana Toraja, mangkir dari panggilan polisi. Ia beralasan sakit saat dimintai keterangan.
Hal ini disampaikan oleh Kasat Reskrim Polres Tana Toraja, IPTU Arlinansius Allolayuk, saat dihubungi pada Rabu (27/08/2025).

“Yang kasus perusakan sekolah itu sedang kami selidiki. Kami sudah panggil terlapor untuk dimintai keterangan sebagai saksi, tapi sampai sekarang dia belum datang karena katanya masih sakit,” ujar Arlin.

Sebelumnya, Yayasan Pembina Lembaga Pendidikan Persatuan Guru Republik Indonesia (YPLP – PGRI) telah melaporkan dugaan perusakan fasilitas sekolah tersebut ke Polres Tana Toraja. Laporan ini diajukan setelah sejumlah fasilitas sekolah dirusak beberapa waktu lalu.

Salah satu tim kuasa hukum YPLP-PGRI, Anthonius T. Tulak, mengungkapkan hal ini saat konferensi pers di Royal Cafe, Makale, pada Kamis (10/06/2025).

“Belum lama ini, kami telah melaporkan dugaan tindak pidana perusakan yang dilakukan secara bersama-sama. Oknum tidak bertanggung jawab merusak gerbang sekolah dan memasang pagar kawat berduri secara sepihak di lapangan sekolah,” kata Anthonius pada Kamis (10/07/2025).

Dia juga berharap Bupati Tana Toraja memberikan perhatian pada kasus ini agar kegiatan belajar mengajar di SMP PGRI Marinding dapat kembali normal.
Anthonius menjelaskan bahwa selain dugaan perusakan fasilitas, dua ruang kelas juga disegel dari dalam. Akibatnya, siswa yang ruangannya terkunci terpaksa harus belajar di teras sekolah.

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi

4 November 2026 - 14:49 WIB

Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas

29 Oktober 2026 - 07:43 WIB

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

28 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Bapperida Toraja Utara Gelar Rakor Penyusunan Rencana Kerja Forum Koordinasi Kopi Berkelanjutan

27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Trending di News