Menu

Mode Gelap
Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​ Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Wakil Ketua KPK RI Tegaskan Pejabat Tidak Boleh Alergi Dengan Media Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

Headline

Tenaga Ahli Paniai Desak Transformasi Sampah: Dr. Kristian Lambe Tawarkan Model Pengelolaan Berbasis Insentif dan GIS

badge-check


					Tenaga Ahli Paniai Desak Transformasi Sampah: Dr. Kristian Lambe Tawarkan Model Pengelolaan Berbasis Insentif dan GIS Perbesar

“Daerah membutuhkan tenaga yang memahami karakterisasi sampah, pengelolaan TPA, serta teknologi 3R yang berbasis kebutuhan lokal,”

PAPUA TENGAH, PEDOMANINDONESIA – Pemerintah Kabupaten Paniai memulai langkah strategis dalam menanggulangi masalah sampah melalui kegiatan Penyusunan Kebijakan dan Strategi Daerah (Jakstrada) Pengelolaan Sampah pada 21–22 November 2025. Acara yang dihadiri Bupati Paniai, Yampit Nawipa, Amd.Tek, ini mendatangkan Dr. Kristian H. P. Lambe, S.T., M.M., M.Si., akademisi UKI Paulus Makassar dan mantan legislator, sebagai tenaga ahli utama.

Dr. Kristian Lambe, yang juga menjabat Sekretaris Program Studi Magister Manajemen Pascasarjana UKI Paulus, menekankan bahwa kebijakan harus didukung oleh regulasi yang mengikat dan sistem yang terstruktur. Ia menyoroti pentingnya mengubah perilaku masyarakat melalui insentif.

“Perlu insentif bagi rumah tangga yang menerapkan pemilahan dan praktik 3R (Reduce, Reuse, Recycle). Insentif bisa berupa skema tidak diangkutnya sampah campuran sehingga masyarakat terdorong memilah sampah dari sumbernya,” tegas Dr. Kristian dalam paparannya.

Selain rumah tangga, ia mendesak agar kawasan komersial, industri, dan fasilitas umum wajib bertanggung jawab penuh atas sampah di area mereka. Menurutnya, ketegasan ini harus ditopang oleh hukum.

“Regulasi [persampahan] harus diperkuat dengan instrumen pengawasan dan sanksi yang jelas agar kebijakan tidak berhenti pada dokumen formal,” tambahnya, mengingatkan pentingnya implementasi di lapangan.

Dr. Kristian, yang juga membawa dukungan Rektor UKI Paulus Prof Dr Agus Salim, menyoroti aspek kelembagaan. Sebagai mantan legislator, ia paham betul pentingnya peran SDM dan kolaborasi. Ia menyarankan sistem persampahan dibangun “dari hulu hingga hilir secara terstruktur,” melibatkan semua dinas terkait.

Untuk penguatan kapasitas daerah, ia mendorong kemitraan dengan perguruan tinggi.

“Daerah membutuhkan tenaga yang memahami karakterisasi sampah, pengelolaan TPA, serta teknologi 3R yang berbasis kebutuhan lokal,” ujarnya, sembari mengusulkan riset, pelatihan, dan program magang mahasiswa untuk mengisi kebutuhan tersebut.

Sebagai penutup, ia merangkum tujuh pilar akademik, termasuk membangun database persampahan berbasis GIS dan menerapkan skema pembiayaan berkelanjutan (retribusi berbasis volume). Dr. Kristian menutup dengan pesan optimis.

“Paniai memiliki potensi besar untuk membangun model pengelolaan sampah yang efektif dan mandiri. Yang diperlukan adalah konsistensi, kolaborasi, dan penguatan basis data.”

Rekomendasi strategis ini diharapkan menjadi landasan kuat bagi Pemkab Paniai dalam mewujudkan Jakstrada yang adaptif dan berkelanjutan.

Baca Lainnya

Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

1 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

29 Juli 2026 - 15:07 WIB

Mobil Pikap Masuk Padang Rumput Ollon, Warganet Khawatir Keindahan Wisata Tana Toraja Rusak

26 Juli 2026 - 23:12 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

DPRD Tator Sura’ Matasa’ Apresiasi Kinerja Kepala Dinas PUPR yang Mampu Berinovasi di Tengah Efisiensi Anggaran

13 Juli 2026 - 20:39 WIB

Trending di Headline