Menu

Mode Gelap
GMNI Toraja Utara Dukung BPS Gereja Toraja Berantas Judi di Arena Tedong Silaga Suara Profetis Gereja Toraja: Menegasi Judi di Balik Tradisi Silaga THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu Camat Masanda Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda Bersama Bapanas dan Pemkab, Kapolres Toraja Utara Pantau Harga Pangan Jelang Idulfitri Kabar Gembira: Pemkab Tana Toraja Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK Senilai Rp15 Miliar Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal

Headline

Sempat Viral, Terungkap Identitas Pria yang Meludahi Kasir di Makassar

badge-check


					Sempat Viral, Terungkap Identitas Pria yang Meludahi Kasir di Makassar Perbesar

Makassar, Pedomanindonesia, — Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji seorang pria meludahi kasir wanita di salah satu swalayan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari publik.

Dalam rekaman video tersebut, pria berkaos hitam terlihat bersikap arogan dan meluapkan kemarahannya kepada kasir wanita yang tengah bertugas. Insiden itu bermula saat pria tersebut ditegur karena diduga menyerobot antrean saat hendak melakukan pembayaran.

Alih-alih menerima teguran dengan baik, pria itu justru bereaksi emosional. Tak lama setelah adu mulut terjadi, ia dengan sengaja meludahi kasir wanita tersebut di hadapan pelanggan lain. Meski mendapat perlakuan tidak manusiawi, korban tetap terlihat berusaha profesional dan melanjutkan pelayanannya dalam kondisi terdiam.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sebuah swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, pada Rabu (24/12/2025).

Belakangan, identitas pelaku terungkap. Pria tersebut diketahui berinisial AS, seorang dosen yang mengajar di Universitas Islam Makassar (UIM). AS juga disebut berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbantukan sebagai tenaga pengajar di Fakultas Pertanian UIM Makassar.

Aksi AS terhadap kasir wanita berinisial “N” (21) itu dinilai mencederai nilai kemanusiaan dan etika, terlebih sebagai sosok pendidik yang seharusnya menjadi teladan di ruang publik.

Tidak tinggal diam, korban bersama keluarganya memilih menempuh jalur hukum. Laporan resmi telah dilayangkan ke Mapolsek Tamalanrea.

“Sudah kita terima laporannya, saat ini sementara melengkapi administrasi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Sangkala.

Ia menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penghinaan.

“Laporannya terkait penghinaan, itu pasal yang paling mendekati,” tutupnya.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sementara itu, publik berharap proses hukum berjalan adil dan menjadi pelajaran bahwa setiap bentuk kekerasan verbal maupun tindakan merendahkan martabat manusia tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.

Baca Lainnya

GMNI Toraja Utara Dukung BPS Gereja Toraja Berantas Judi di Arena Tedong Silaga

19 Maret 2026 - 19:33 WIB

THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu Camat Masanda Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda

18 Maret 2026 - 09:26 WIB

Kabar Gembira: Pemkab Tana Toraja Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK Senilai Rp15 Miliar

17 Maret 2026 - 13:21 WIB

Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal

17 Maret 2026 - 08:02 WIB

Pemda Tana Toraja Jamin Berkas Penolakan Geothermal Telah Dikirim ke Kementerian

16 Maret 2026 - 21:42 WIB

Trending di Headline