Menu

Mode Gelap
Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara Bandingkan dengan Bandung, Tokoh Masyarakat Balla Ungkap Alasan Tolak Panas Bumi di Tana Toraja Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Polres Toraja Utara Panggil 4 Agen LPG dan Skors 2 Pangkalan Nakal DPRD Tator Dapil 4 Ogah Hadiri Musrenbang Kecamatan di Masanda Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

Headline

Sempat Viral, Terungkap Identitas Pria yang Meludahi Kasir di Makassar

badge-check


					Sempat Viral, Terungkap Identitas Pria yang Meludahi Kasir di Makassar Perbesar

Makassar, Pedomanindonesia, — Sebuah video yang memperlihatkan aksi tidak terpuji seorang pria meludahi kasir wanita di salah satu swalayan di Kota Makassar, Sulawesi Selatan (Sulsel), viral di media sosial dan menuai kecaman luas dari publik.

Dalam rekaman video tersebut, pria berkaos hitam terlihat bersikap arogan dan meluapkan kemarahannya kepada kasir wanita yang tengah bertugas. Insiden itu bermula saat pria tersebut ditegur karena diduga menyerobot antrean saat hendak melakukan pembayaran.

Alih-alih menerima teguran dengan baik, pria itu justru bereaksi emosional. Tak lama setelah adu mulut terjadi, ia dengan sengaja meludahi kasir wanita tersebut di hadapan pelanggan lain. Meski mendapat perlakuan tidak manusiawi, korban tetap terlihat berusaha profesional dan melanjutkan pelayanannya dalam kondisi terdiam.

Peristiwa tersebut diketahui terjadi di sebuah swalayan di Jalan Perintis Kemerdekaan, Kecamatan Tamalanrea, pada Rabu (24/12/2025).

Belakangan, identitas pelaku terungkap. Pria tersebut diketahui berinisial AS, seorang dosen yang mengajar di Universitas Islam Makassar (UIM). AS juga disebut berstatus Aparatur Sipil Negara (ASN) yang diperbantukan sebagai tenaga pengajar di Fakultas Pertanian UIM Makassar.

Aksi AS terhadap kasir wanita berinisial “N” (21) itu dinilai mencederai nilai kemanusiaan dan etika, terlebih sebagai sosok pendidik yang seharusnya menjadi teladan di ruang publik.

Tidak tinggal diam, korban bersama keluarganya memilih menempuh jalur hukum. Laporan resmi telah dilayangkan ke Mapolsek Tamalanrea.

“Sudah kita terima laporannya, saat ini sementara melengkapi administrasi,” ujar Kanit Reskrim Polsek Tamalanrea, Iptu Sangkala.

Ia menjelaskan, laporan tersebut berkaitan dengan dugaan penghinaan.

“Laporannya terkait penghinaan, itu pasal yang paling mendekati,” tutupnya.

Kasus ini masih dalam penanganan pihak kepolisian. Sementara itu, publik berharap proses hukum berjalan adil dan menjadi pelajaran bahwa setiap bentuk kekerasan verbal maupun tindakan merendahkan martabat manusia tidak dapat dibenarkan dalam situasi apa pun.

Baca Lainnya

Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya

2 Februari 2026 - 22:32 WIB

Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara

30 Januari 2026 - 15:52 WIB

Bandingkan dengan Bandung, Tokoh Masyarakat Balla Ungkap Alasan Tolak Panas Bumi di Tana Toraja

27 Januari 2026 - 19:32 WIB

Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Polres Toraja Utara Panggil 4 Agen LPG dan Skors 2 Pangkalan Nakal

27 Januari 2026 - 19:25 WIB

Aksi Solidaritas di CFD Makassar: GPPN Tana Toraja Galang Donasi untuk Korban Banjir Aceh dan Sumatera

21 Januari 2026 - 19:07 WIB

Trending di Headline