Menu

Mode Gelap
Wujudkan Masyarakat Sa’dan Maju dan Makmur, Puskesmas Sa’dan Malimbong Tingkatkan Pelayanan Layak Perkuat Kemitraan dan Transparansi Informasi, Kapolres Toraja Utara Gelar Silaturahmi Hangat Bersama Insan Pers Penyegaran Struktur Organisasi, Kapolres Toraja Utara Pimpin Sertijab Tiga Kapolsek dan Lantik Kasi Humas Baru Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita Formasi Rumah Adat Tongkonan Paskibra Tana Toraja Memukau Peserta Upacara HUT ke-81 RI PKK Toraja Utara Didorong Perkuat Literasi, Perlindungan Anak, dan Pemberdayaan Masyarakat

Ekobis

Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Tabung 3 Kg di Kegiatan Pasar Murah Pemda Torut

badge-check


					Sejumlah Warga Kecewa Tidak Kebagian Tabung 3 Kg di Kegiatan Pasar Murah Pemda Torut Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA – Sejumlah Masyarakat Toraja Utara (Torut) mengaku kecewa karena tidak kebagian gas 3 kg yang diadakan oleh dinas perdagangan (disperindag) bekerja sama dengan PT Agen HM Yunus Kadir Rabu (01/07/2026/).

salah satu masyarakat yang kecewa atas nama Adel alias mama Rian mengaku kecewa karena tidak kebagian tabung 3 Kg.

“Saya sudah berapa kali Pak ikuti pasar murah namun sampai saat ini kami belum dapat tabung gas 3 kg,” kata Adel.

Tak hanya itu Adel juga menjelaskan bahwa dirinya mau membeli gas 3 kg di pengencer namun harganya mahal .

“Di agen mahal sekali pak harganya Rp 40 ribu per tabung ada yang di atasnya lagi sementara kami masyarakat tidak mampu, saya juga sering pak turun ke pinggir sungai cari kayu bakar namun tangan saya kena parang pak,” Ujar Adel.

sementara itu kepala dinas perdagangan dan perindustrian (Perindagkop) Antonius Sulo mengatakan bahwa masyarakat yang tidak dapat gas 3 kg itu karena mereka lambat datang.

“Yang tidak dapat itu pak mereka lambat datang sementara kuota yang di berikan pertamina terbatas hanya 640 tabung kami minta tambahan namun sudah tidak bisa sementara masih banyak masyarakat yang belum dapat gas,” kata Anton Sulo.

Anton Sulo juga menjelaskan bahwa dirinya sudah mendapatkan keluhanan masyarakat terkait dengan penjualan di atas harga het dan sudah menurunkan tim untuk melakukan investigasi .

“Saya sudah dengar pak kalau ada yang menjual Rp40 – Rp50 pertabung dan itu akan kami sanksi berat kalau kedapatan menjual begitu,” Ucap Anton.

Tak hanya itu Anton juga menjelaskan bahwa dirinya tidak akan segan – segan memberikan sanksi berat kalau ada yang kedapatan.

“Saya tegaskan kalau ada yang kedapatan akan kami berikan sanksi berat sudah ada beberapa yang kami berikan peringatan,” beber Anton Sulo.

Baca Lainnya

Satu Unit Mobil Tangki BBM Solar Bersubsidi Diamankan, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara: Proses Hukum Transparan

8 Agustus 2026 - 21:00 WIB

Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara

3 Agustus 2026 - 18:29 WIB

Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja

16 Juli 2026 - 09:46 WIB

Tindak Lanjuti Rapat Komisi III DPRD, Satpol PP Torut Bakal Awasi Penyaluran BBM Subsidi di SPBU

13 Juli 2026 - 12:37 WIB

Inspiratif! Kepala Lembang Sangpolo Tator Sulap Halaman Kantor Jadi Kebun Cabai dan Sayuran

13 Juli 2026 - 12:15 WIB

Trending di Ekobis