Menu

Mode Gelap
Bukan Sekadar KKN: Mahasiswa Unhas Bangun Peta Digital dan Potensi Wisata Toraja Utara Toraja Utara Dapat Tambahan Anggaran Rp121,8 Miliar dari Pusat, Gaji PPPK dan TPP Siap Dibayarkan Tekan Angka Anak Putus Sekolah, SMK Kristen Tagari Rantepao Gelar Pelatihan Alat Berat dan Forklift Gratis Satu Unit Mobil Tangki BBM Solar Bersubsidi Diamankan, Kasat Reskrim Polres Toraja Utara: Proses Hukum Transparan Pengembangan Kasus Penyalahgunaan Solar, Polres Tana Toraja Tetapkan 3 Tersangka Baru Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​

News

Sampah Jadi Emas! HIMATEPA UH Ajar Warga Nisombalia Ubah Limbah Jadi Pupuk dan Pakan

badge-check


					Sampah Jadi Emas! HIMATEPA UH Ajar Warga Nisombalia Ubah Limbah Jadi Pupuk dan Pakan Perbesar

MAROS,PEDOMANINDONESIA, – Tim Program Penguatan Kapasitas Organisasi Kemahasiswaan (PPK ORMAWA) Himpunan Mahasiswa Teknologi Pertanian (HIMATEPA) Universitas Hasanuddin (UH) terus berinovasi lewat program AGROFARM di Desa Nisombalia, Kecamatan Marusu.

Kali ini, mereka menggelar dua pelatihan yang fokus pada solusi lingkungan sekaligus membuka peluang ekonomi bagi warga. Kegiatan yang berlangsung di Kantor Desa Nisombalia ini diikuti 37 peserta, terdiri dari warga setempat dan anggota Sanggar Tani Muda.

Pelatihan pertama membahas Pengelolaan Sampah, dipandu Rosalinda dari Yayasan Lestari Mulia. Ia menekankan pentingnya memilah sampah organik dan anorganik sejak rumah tangga, serta mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos dan pupuk cair dengan komposter. “Sampah bukan lagi masalah, melainkan sumber daya,” ujarnya.

Dilanjutkan dengan pelatihan Budidaya Maggot oleh Andi Nurdianza. Maggot, larva lalat Black Soldier Fly (BSF), dikenal sebagai pengurai sampah organik yang juga bernilai ekonomi tinggi sebagai pakan ternak. Andi bahkan memperkenalkan produk turunan maggot seperti sabun dan skincare, serta membagikan panduan praktis mulai dari persiapan media hingga panen.

Peserta antusias mengikuti sesi, termasuk Wandi, warga setempat. “Saya tidak menyangka sampah dapur bisa jadi pakan ayam yang bergizi,” katanya.

Program AGROFARM ini diharapkan menjadi langkah nyata membangun desa yang bersih, produktif, dan mandiri. Para pemuda Sanggar Tani yang telah dilatih akan menjadi penggerak utama dalam menerapkan pengelolaan lingkungan berkelanjutan di Nisombalia.

Baca Lainnya

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Institusi, Kapolres Toraja Utara Gelar Silaturahmi ke Kodim 1414/Tator

20 Juli 2026 - 16:24 WIB

Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja

16 Juli 2026 - 09:46 WIB

DPRD Tator Sura’ Matasa’ Apresiasi Kinerja Kepala Dinas PUPR yang Mampu Berinovasi di Tengah Efisiensi Anggaran

13 Juli 2026 - 20:39 WIB

Trending di Headline