Menu

Mode Gelap
Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan Resmob Polres Toraja Utara Amankan Empat Pria Terduga Pelaku Judi Adu Kerbau Buka Expo Satpol PP dan Damkar, Bupati Torut Tekankan Profesionalisme dan Larang Politik Praktis Bupati Torut Bakal Tindak Tegas ASN dan PPPK yang Main Medsos Saat Jam Kerja HUT Satpol PP Torut Bawa Berkah Bagi Pelaku UMKM Perkuat Toleransi, Bupati Toraja Utara dan FKUB Lakukan Studi Tiru ke Pontianak dan Singkawang

Headline

Proyek Jalan Palesan – Buakayu Tator Disorot: Warga Duga Dikerjakan “Asal-asalan”, BPBD Beri Ultimatum

badge-check


					Proyek rekontruksi jalan poros Palesan - Buakayu (Ist) Perbesar

Proyek rekontruksi jalan poros Palesan - Buakayu (Ist)

TATOR, PEDOMANINDONESIA – Proyek rekonstruksi Jalan Poros Palesan – Buakayu di Tana Toraja kini menjadi sorotan tajam. Masyarakat menduga pengerjaannya dilakukan secara asal-asalan dan tidak sesuai dengan spesifikasi teknis (bestek) yang ditetapkan.

Dugaan ini diperkuat dengan pengakuan warga yang menyebutkan adanya ketidaksesuaian material dan metode kerja di lapangan.

Salah seorang warga setempat berinisial AS yang ditemui di lokasi pada Rabu (08/10/2025) mengungkapkan kekecewaannya.

“Proyek ini kita menduga dikerja asal-asalan. Menurut info yang saya dapat, katanya harus menggunakan bor pile, namun di lapangan tidak ada bor pilenya,” kata AS.

Selain itu, AS juga menyoroti kedalaman penggalian yang dinilainya dangkal serta dampak negatif terhadap pengguna jalan.

“Kedalaman penggalian juga mungkin hanya beberapa meter dan juga mengganggu pengguna jalan pada saat musim hujan karena sebagian materianya masuk di bahu jalan,” tambahnya.

AS berharap besar agar Pemerintah Kabupaten Tana Toraja melalui dinas terkait segera turun tangan.

“Harapan kita agar pemerintah kabupaten Tana Toraja melalui dinas yang terkait turun lapangan mengecek proyek tersebut, karena kalau kualitasnya tidak sesuai, yang dirugikan kami sebagai penerima manfaat,” ungkapnya.

Menanggapi lambatnya progres dan dugaan kualitas pengerjaan, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tana Toraja, Kristian Sakkung, telah memberikan ultimatum kepada kontraktor pelaksana.

Proyek rekonstruksi jalan yang menelan anggaran kurang lebih 1,6 miliar ini menjadi perhatian serius BPBD selaku penanggung jawab.

“Kemarin di ultimatum dari kejaksaan, kalau proyek tersebut tidak dikerja maksimal maka pendampingan dari kejaksaan diputuskan,” jelas Kristian Sakkung saat ditemui di ruang kerjanya.

Peringatan tersebut disampaikan oleh Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Tana Toraja saat pertemuan penandatanganan fakta integritas.

BPBD Tana Toraja bahkan mengaku menunda pencairan termin pertama karena progres pekerjaan yang tidak mencapai target.

“Kami berharap agar proyek ini di minggu ini harusnya progres pekerjaan sudah mencapai 50% supaya kami mencairkan dana termin pertamanya, namun kenyataan di lapangan baru sekitar 27% sehingga kami tidak mencairkan dana termin pertamanya,” tegasnya.

Kristian Sakkung juga menyebutkan bahwa proyek Palesan – Buakayu merupakan yang paling lambat di antara empat item pekerjaan yang sedang dikerjakan. BPBD menilai bahwa lambatnya progres ini berpotensi menyebabkan keterlambatan dan menimbulkan masalah kualitas yang tidak sesuai.

Terkait dugaan tidak digunakannya bor pile, Kristian Sakkung juga mengamini adanya ketidakjelasan.

“Proyek tersebut harus menggunakan bor pile, namun kenyataan di lapangan bor pile-nya tidak ada,” jelasnya.

Ia menambahkan,
“Kata kontraktornya bor pile-nya sudah ada di lapangan, namun info dari masyarakat sekitar katanya tidak ada bor pile di lapangan, nah ini mi semua yang jadi kendala.” Jelasnya.

Kristian juga menjelaskan, bahwa pihak BPBD bersama Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dan Kajari telah memberikan teguran keras agar kontraktor segera memperbaiki kualitas pengerjaan.

Ia pun berharap kontraktor dapat bekerja secara maksimal sesuai bestek agar manfaat jalan ini dapat dirasakan optimal oleh masyarakat.

Baca Lainnya

Buka Expo Satpol PP dan Damkar, Bupati Torut Tekankan Profesionalisme dan Larang Politik Praktis

9 Juni 2026 - 14:19 WIB

Bupati Torut Bakal Tindak Tegas ASN dan PPPK yang Main Medsos Saat Jam Kerja

8 Juni 2026 - 20:34 WIB

Raih WTP 11 Kali Beruntun, Bupati Torut: Ini Standar Tata Kelola, Bukan Prestasi Luar Biasa

4 Juni 2026 - 16:00 WIB

Nakhodai PWI Sulsel, Suwardi Thahir Komitmen Bangun Organisasi Inklusif di Era Digital

2 Juni 2026 - 18:20 WIB

Wakil Bupati Toraja Utara Hadiri Serah Terima Bantuan Kemasyarakatan Berupa Sapi Kurban di Masjid Nurul Taqwa Bolu

26 Mei 2026 - 19:12 WIB

Trending di Headline