Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Headline

Polsek Sopai Gerebek Judi Sabung Ayam Malam Hari, Amankan Delapan Ekor Ayam Siap Adu

badge-check


					Polsek Sopai Gerebek Judi Sabung Ayam Malam Hari, Amankan Delapan Ekor Ayam Siap Adu Perbesar

TORAJA UTARA, PEDOMANINDONESIA – Polsek Sopai, jajaran Polres Toraja Utara, melakukan penggerebekan terhadap praktik perjudian jenis sabung ayam di Tongkonan To’mala, Kelurahan Nonongan Selatan, Kecamatan Sopai, Kabupaten Toraja Utara, pada Senin (23/03/2026) malam.

Penggerebekan yang dipimpin langsung oleh Kapolsek Sopai, Ipda Joni Manuk Allo, ini dilakukan menyusul adanya laporan dari masyarakat yang merasa terganggu dengan aktivitas ilegal tersebut di sekitar tempat tinggal mereka. Merespons informasi itu, petugas kepolisian segera mendatangi lokasi untuk melakukan tindakan tegas.

Para pelaku diketahui sengaja menggelar kegiatan terlarang tersebut pada malam hari demi mengelabui petugas. Dalam operasi ini, aparat berhasil mengamankan barang bukti berupa delapan ekor ayam jantan hidup siap adu yang ditinggalkan kabur oleh para pemiliknya. Seluruh barang bukti tersebut kini telah diamankan di Mapolres Toraja Utara.

Saat dikonfirmasi, Kapolres Toraja Utara, AKBP Stephanus Luckyto A.W., S.I.K., S.H., M.Si., melalui Kapolsek Sopai Ipda Joni Manuk Allo, membenarkan adanya penindakan tersebut. Ia menegaskan bahwa petugas di lapangan berhasil menyita delapan ekor ayam yang ditinggalkan para pelaku saat melarikan diri dari lokasi kejadian.

Ipda Joni menjelaskan lebih lanjut bahwa pemilihan waktu malam hari murni merupakan taktik pelaku untuk menghindari pantauan aparat. Ia juga menyoroti bahwa di lokasi tersebut memang sedang disemayamkan jenazah untuk persiapan kegiatan adat Rambu Solo’.

Namun, ia menegaskan bahwa rangkaian kedukaan tersebut tidak dapat dijadikan dalih untuk melegalkan praktik judi sabung ayam yang jelas-jelas merupakan tindak pidana.

Lebih lanjut, pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk berani bertindak dan melaporkan setiap indikasi praktik perjudian di lingkungan masing-masing. Kepolisian berkomitmen penuh untuk menjamin kerahasiaan identitas setiap pelapor yang bersedia memberikan informasi.

Kapolsek menambahkan bahwa setiap warga negara memiliki fungsi kepolisian terbatas saat dihadapkan pada gangguan keamanan dan ketertiban masyarakat (Kamtibmas). Keberanian melaporkan tindak kejahatan kepada pihak berwajib adalah salah satu wujud nyata dari partisipasi tersebut.

“Perlu kita tanamkan bahwa Kamtibmas merupakan tanggung jawab bersama, tidak semata-mata tanggung jawab kepolisian. Mari kita pastikan untuk tidak menjadikan adat dan budaya sebagai selubung tindak pidana,” pungkasnya.

(Humas Polres Toraja Utara Polda Sulsel)

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi

4 November 2026 - 14:49 WIB

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

28 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Bapperida Toraja Utara Gelar Rakor Penyusunan Rencana Kerja Forum Koordinasi Kopi Berkelanjutan

27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Siap-siap! PWI Sulsel Award dan Pelantikan Pengurus Periode 2026–2031 Digelar 17 Oktober Nanti

11 Oktober 2026 - 18:01 WIB

Trending di Headline