Menu

Mode Gelap
Dilantik Jadi Kepala Inspektorat, Yaya Rundupadang Berkomitmen Fokus Selesaikan Temuan BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Kepala BKPSDM Torut Mengaku Belum Terima Data Jumlah PPPK yang Akan Dirumahkan Bupati Torut Lantik Sejumlah Pejabat Tegaskan Utamakan Pelayanan BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan

Headline

Pemkab Toraja Utara Optimis Raih Predikat Terbaik KKS 2025

badge-check


					Pemkab Toraja Utara Optimis Raih Predikat Terbaik KKS 2025 Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA – Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Toraja Utara optimistis meraih predikat terbaik dalam program Kabupaten/Kota Sehat (KKS) 2025 setelah sukses menyambut dan mendampingi Tim Validasi Lapangan Tingkat Nasional. Kunjungan tim yang berlangsung selama dua hari, mulai Rabu (17/9) hingga Kamis (18/9), menjadi momen krusial untuk menunjukkan komitmen dan capaian daerah dalam menciptakan lingkungan yang sehat dan berkelanjutan.

Kedatangan tim nasional yang dipimpin oleh Johny Sumbung, SKM., M.Kes, disambut langsung oleh Bupati Toraja Utara, Frederick Victor Palimbong, di Rumah Jabatan Bupati. Dalam sambutannya, Bupati Frederick memaparkan berbagai progres positif yang telah dicapai, termasuk peningkatan Indeks Pembangunan Manusia (IPM), penurunan angka kemiskinan, serta hasil verifikasi mandiri di sembilan tatanan KKS.

“Kami yakin kerja keras seluruh elemen masyarakat akan membawa Toraja Utara naik kelas dalam penyelenggaraan Kabupaten/Kota Sehat,” ujar Bupati.

Validasi Langsung di Lapangan

Tim validasi melakukan kunjungan lapangan ke sejumlah titik yang telah disiapkan, mencakup berbagai sektor sesuai dengan tatanan KKS. Lokasi-lokasi ini dipilih untuk menunjukkan implementasi program secara nyata, tidak hanya di atas kertas.

Hari pertama, tim meninjau Pokja Lili’kira’ Nanggala dan SMPN 1 Kesu’, tempat inovasi Bua Tallulolo berhasil menciptakan praktik hidup bersih dan sehat di lingkungan pendidikan. Kunjungan juga dilanjutkan ke Industri Kopi KAA untuk melihat bagaimana pengembangan industri lokal selaras dengan prinsip kesehatan dan kelestarian lingkungan.

Pada hari kedua, validasi berlanjut ke beberapa titik strategis, di antaranya:

  • Mal Pelayanan Publik yang menjadi contoh perkantoran sehat.
  • Kelurahan Rante Pasele sebagai representasi permukiman sehat.
  • Alun-Alun Kota Rantepao yang dinilai dari sisi fasilitas ramah anak dan jalur sepeda.
  • Rumah Harapan Tagari sebagai pusat pemberdayaan sosial.
  • Pasar Bolu dan Terminal Bolu yang menjadi titik vital dalam pengelolaan fasilitas publik yang sehat.

Kolaborasi untuk Toraja Utara Sehat

Ketua Tim Verifikasi Lapangan, Johny Sumbung, mengapresiasi kolaborasi kuat antara Pemkab dan masyarakat Toraja Utara. Ia menegaskan tujuan utama kunjungan adalah memvalidasi langsung dokumen yang telah diajukan.

“Kami ingin memastikan apa yang sudah tertuang dalam dokumen benar-benar tercermin di lapangan,” jelas Johny.

Hal senada juga disampaikan oleh Hendrik Kala Timang, Wakil Ketua Forum Kabupaten Sehat Toraja Utara, yang memastikan seluruh lokus telah dipersiapkan dengan baik.

Dengan berakhirnya rangkaian validasi, tim nasional bertolak kembali ke Makassar. Pemkab Toraja Utara berharap, melalui upaya kolaboratif ini, Toraja Utara dapat meraih pengakuan nasional dan terus menjadi daerah yang aman, nyaman, dan sehat bagi seluruh warganya.

Baca Lainnya

Dilantik Jadi Kepala Inspektorat, Yaya Rundupadang Berkomitmen Fokus Selesaikan Temuan

18 Juni 2026 - 18:40 WIB

BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi

18 Juni 2026 - 18:25 WIB

Kepala BKPSDM Torut Mengaku Belum Terima Data Jumlah PPPK yang Akan Dirumahkan

18 Juni 2026 - 18:20 WIB

Bupati Torut Lantik Sejumlah Pejabat Tegaskan Utamakan Pelayanan

18 Juni 2026 - 14:24 WIB

BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK

17 Juni 2026 - 15:10 WIB

Trending di Headline