Menu

Mode Gelap
Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​ Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Wakil Ketua KPK RI Tegaskan Pejabat Tidak Boleh Alergi Dengan Media Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

Kriminal

Konvoi Bising Saat Salat Magrib Ditegur, Geng Motor Justru Ancam Polisi

badge-check


					Konvoi Bising Saat Salat Magrib Ditegur, Geng Motor Justru Ancam Polisi Perbesar

Makassar,Pedomanindonesia.id, – Wibawa aparat kepolisian kembali mendapat tantangan setelah sejumlah anggota geng motor diduga melakukan aksi penyerangan terhadap Markas Samapta Polrestabes Makassar, Minggu (15/3/2026) sekitar pukul 18.35 WITA, bertepatan dengan waktu berbuka puasa.

Insiden tersebut diduga dipicu ketidakpuasan rombongan pemotor setelah mendapat teguran dari petugas kepolisian. Sebelumnya, ratusan pengendara sepeda motor melintas di Jalan Botolempangan, Kota Makassar, dengan cara menggeber kendaraan serta menyalakan petasan yang menimbulkan suara bising di sekitar lokasi.

Aksi tersebut dinilai mengganggu ketenangan warga yang sedang menjalankan ibadah salat magrib di sejumlah masjid di sekitar kawasan itu.

Anggota kepolisian yang berjaga di sekitar Markas Samapta Polrestabes Makassar kemudian mencegat rombongan tersebut dan memberikan imbauan agar para pengendara tidak menyalakan petasan maupun menggeber kendaraan, mengingat waktu itu bertepatan dengan momen ibadah masyarakat.

Namun, imbauan tersebut justru mendapat respons tidak bersahabat dari sejumlah anggota geng motor. Mereka disebut tidak menerima teguran petugas dan bahkan melontarkan ancaman kepada anggota polisi yang menghentikan rombongan.

Menurut keterangan pihak kepolisian, beberapa anggota geng motor sempat mengancam akan menggelar aksi unjuk rasa. Bahkan ada yang menantang anggota polisi untuk berduel serta mengancam akan melaporkan petugas yang melakukan penindakan.

Situasi sempat memanas, namun anggota Samapta Polrestabes Makassar tetap mengedepankan pendekatan persuasif untuk meredam ketegangan agar tidak berkembang menjadi konflik yang lebih besar.

Sebelum meninggalkan lokasi, sejumlah anggota geng motor juga sempat mengancam akan kembali dengan membawa massa yang lebih banyak.

Peristiwa ini menjadi perhatian serius karena dinilai tidak hanya mengganggu ketertiban umum, tetapi juga mencerminkan sikap tidak menghargai otoritas aparat penegak hukum yang tengah menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban masyarakat, khususnya di bulan suci Ramadan.

Baca Lainnya

Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​

5 Agustus 2026 - 16:54 WIB

Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak

1 Agustus 2026 - 14:50 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Institusi, Kapolres Toraja Utara Gelar Silaturahmi ke Kodim 1414/Tator

20 Juli 2026 - 16:24 WIB

Resmob Polres Toraja Utara Amankan Empat Pria Terduga Pelaku Judi Adu Kerbau

12 Juni 2026 - 15:31 WIB

Trending di Hukum