Menu

Mode Gelap
GMNI Toraja Utara Dukung BPS Gereja Toraja Berantas Judi di Arena Tedong Silaga Suara Profetis Gereja Toraja: Menegasi Judi di Balik Tradisi Silaga THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu Camat Masanda Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda Bersama Bapanas dan Pemkab, Kapolres Toraja Utara Pantau Harga Pangan Jelang Idulfitri Kabar Gembira: Pemkab Tana Toraja Mulai Cairkan THR ASN dan PPPK Senilai Rp15 Miliar Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal

News

Ketua SPAI: Pengemudi Ojol yang Temui Wapres Bukan Anggota Serikat

badge-check


					Ketua SPAI: Pengemudi Ojol yang Temui Wapres Bukan Anggota Serikat Perbesar

JAKARTA,PEDOMANINDONESIA ID, – Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menegaskan bahwa pengemudi ojek online (ojol) yang bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Ahad (31/8) lalu bukanlah bagian dari anggota mereka.

Ketua SPAI, Lily Pujiati, mengatakan dirinya hanya mengenal dua orang dari sejumlah pengemudi yang hadir, yakni pengemudi yang menggunakan jaket aplikasi Maxim. Meski demikian, Lily menegaskan keduanya bukan anggota SPAI.

“Yang driver Maxim itu saya tahu dia driver. Kalau yang lain saya gak kenal. Tapi mereka juga bukan anggota SPAI, karena kalau anggota pasti ada kartu dan koordinasi dengan pusat maupun daerah,” ujar Lily saat dihubungi, Selasa (2/9).

Lily sempat menghubungi salah satu pengemudi Maxim yang dikenalnya untuk menanyakan isi pembicaraan dengan Wapres. Dari keterangan yang diterimanya, para pengemudi menyampaikan usulan terkait layanan BPJS Ketenagakerjaan bagi ojol.

Sebelumnya, pertemuan sejumlah pengemudi ojol dengan Wapres Gibran di Istana Wapres menuai sorotan publik. Beberapa pengemudi tampak mengenakan jaket baru, sepatu bermerek, hingga pilihan kata mereka yang dianggap janggal, salah satunya menyebut istilah “taruna” dalam dialog.

Terkait pertemuan tersebut, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memastikan salah satu pengemudi yang hadir, yakni Mohamad Rahman Tohir atau Cang Rahman, merupakan mitra aktif Gojek sejak 2015. “Aspirasi yang disampaikan murni berasal dari mitra, mulai dari solidaritas sesama pengemudi hingga harapan agar situasi tetap aman dan damai,” kata Direktur Public Affairs & Communications Gojek, Ade Mulya.

Sementara itu, pihak Maxim juga membenarkan bahwa dua pengemudi mereka hadir dalam pertemuan dengan Wapres. “Mereka adalah mitra resmi yang terdaftar di Maxim dan aktif melayani masyarakat. Kehadiran mereka merupakan undangan resmi untuk menyampaikan kondisi di lapangan,” ujar Public Relations Specialist Maxim Indonesia, Arkam Suprapto.

Pertemuan ini disebut sebagai inisiatif Kantor Wakil Presiden untuk mendengar langsung masukan dari pengemudi berbagai aplikator. Maxim menilai dialog konstruktif adalah langkah terbaik untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

Baca Lainnya

THR ASN dan PPPK di Kecamatan Masanda Cair Tepat Waktu Camat Masanda Ucapkan Terima Kasih Kepada Pemda

18 Maret 2026 - 09:26 WIB

Hanya Jadi “Kurir” Aspirasi, Pemda Tana Toraja Dinilai Tidak Berani Tolak Tegas Proyek Geothermal

17 Maret 2026 - 08:02 WIB

Pemda Tana Toraja Jamin Berkas Penolakan Geothermal Telah Dikirim ke Kementerian

16 Maret 2026 - 21:42 WIB

Camat Bittuang Diduga Intimidasi Warga: Tolak Proyek Geothermal, Bansos Terancam Dicabut

14 Maret 2026 - 20:42 WIB

DPRD Tana Toraja Resmi Rekomendasikan Penolakan Eksplorasi Geotermal di Bittuang ke Pusat

13 Maret 2026 - 13:44 WIB

Trending di Headline