Menu

Mode Gelap
Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya Edarkan Sabu di Tana Toraja dan Toraja Utara, 4 Orang Terancam 20 Tahun Penjara Bandingkan dengan Bandung, Tokoh Masyarakat Balla Ungkap Alasan Tolak Panas Bumi di Tana Toraja Tindak Lanjuti Keluhan Warga, Polres Toraja Utara Panggil 4 Agen LPG dan Skors 2 Pangkalan Nakal DPRD Tator Dapil 4 Ogah Hadiri Musrenbang Kecamatan di Masanda Cegah Penyalahgunaan BBM Bersubsidi, Perintis Presisi Polres Torut Kembali Gelar Patroli di Sejumlah SPBU

News

Ketua SPAI: Pengemudi Ojol yang Temui Wapres Bukan Anggota Serikat

badge-check


					Ketua SPAI: Pengemudi Ojol yang Temui Wapres Bukan Anggota Serikat Perbesar

JAKARTA,PEDOMANINDONESIA ID, – Serikat Pekerja Angkutan Indonesia (SPAI) menegaskan bahwa pengemudi ojek online (ojol) yang bertemu dengan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka pada Ahad (31/8) lalu bukanlah bagian dari anggota mereka.

Ketua SPAI, Lily Pujiati, mengatakan dirinya hanya mengenal dua orang dari sejumlah pengemudi yang hadir, yakni pengemudi yang menggunakan jaket aplikasi Maxim. Meski demikian, Lily menegaskan keduanya bukan anggota SPAI.

“Yang driver Maxim itu saya tahu dia driver. Kalau yang lain saya gak kenal. Tapi mereka juga bukan anggota SPAI, karena kalau anggota pasti ada kartu dan koordinasi dengan pusat maupun daerah,” ujar Lily saat dihubungi, Selasa (2/9).

Lily sempat menghubungi salah satu pengemudi Maxim yang dikenalnya untuk menanyakan isi pembicaraan dengan Wapres. Dari keterangan yang diterimanya, para pengemudi menyampaikan usulan terkait layanan BPJS Ketenagakerjaan bagi ojol.

Sebelumnya, pertemuan sejumlah pengemudi ojol dengan Wapres Gibran di Istana Wapres menuai sorotan publik. Beberapa pengemudi tampak mengenakan jaket baru, sepatu bermerek, hingga pilihan kata mereka yang dianggap janggal, salah satunya menyebut istilah “taruna” dalam dialog.

Terkait pertemuan tersebut, PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk memastikan salah satu pengemudi yang hadir, yakni Mohamad Rahman Tohir atau Cang Rahman, merupakan mitra aktif Gojek sejak 2015. “Aspirasi yang disampaikan murni berasal dari mitra, mulai dari solidaritas sesama pengemudi hingga harapan agar situasi tetap aman dan damai,” kata Direktur Public Affairs & Communications Gojek, Ade Mulya.

Sementara itu, pihak Maxim juga membenarkan bahwa dua pengemudi mereka hadir dalam pertemuan dengan Wapres. “Mereka adalah mitra resmi yang terdaftar di Maxim dan aktif melayani masyarakat. Kehadiran mereka merupakan undangan resmi untuk menyampaikan kondisi di lapangan,” ujar Public Relations Specialist Maxim Indonesia, Arkam Suprapto.

Pertemuan ini disebut sebagai inisiatif Kantor Wakil Presiden untuk mendengar langsung masukan dari pengemudi berbagai aplikator. Maxim menilai dialog konstruktif adalah langkah terbaik untuk mencari solusi yang menguntungkan semua pihak.

Baca Lainnya

Catat! Polres Tana Toraja Mulai Operasi Keselamatan 2026, Ini Sasaran Operasinya

2 Februari 2026 - 22:32 WIB

Pesawat IAT Hilang Kontak di Maros–Pangkep, Basarnas Kerahkan 40 Personel Pencarian

18 Januari 2026 - 04:49 WIB

Pembelajaran 5 Hari Siswa SD di Tator di Nilai Belum Maksimal

14 Januari 2026 - 08:12 WIB

Sengketa Lahan Sekolah Rakyat Mengkendek: Ahli Waris Desak Pemkab Tana Toraja Transparan

14 Januari 2026 - 08:04 WIB

Pemerhati Masyarakat Toraja Desak APH Periksa Plh Kalem Lembang Batusura’, Kalem: Saya Siap Tanggung Konsekuensinya

12 Januari 2026 - 17:53 WIB

Trending di Headline