Menu

Mode Gelap
Polres Toraja Utara Tetapkan Pengendara Harley Davidson Tersangka Ratusan Warga Terjebak Tanah Longsor di Jalan Poros Toraja – Mamasa Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas Kasat Lantas Polres Polres Tator Ajak Siswa SMAN 1 Tator dan SMPN 1 Jadi Pelopor Keselamatan Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga! Aksi Humanis Satlantas dan Satsamapta, Polisi Bantu Pelajar dan Tertibkan Lalu Lintas di Pagi Hari

News

Ketua Apdesi Tana Toraja Soroti Perlunya Penertiban Penjemputan Jenazah

badge-check


					Ketua Apdesi Tana Toraja Soroti Perlunya Penertiban Penjemputan Jenazah Perbesar

TANA TORAJA, PEDOMANINDONESIA – Ketua Asosiasi Pemerintah Desa Seluruh Indonesia (Apdesi) Tana Toraja, Pradyan Rizky Londong Allo, angkat bicara mengenai urgensi penertiban proses penjemputan dan pengantaran jenazah di Toraja. Hal ini disampaikannya usai menghadiri perayaan HUT Tana Toraja di Lapangan To’ Bo’ne, Senin (1/9/2025).

“Mari kita bersama-sama menertibkan teman-teman yang melakukan kegiatan antar jenazah. Jangan sampai kegiatan ini justru menimbulkan antipati di jalanan, mengganggu pengguna jalan lain, dan bahkan menjadi anarkis,” ujar Pradyan, yang akrab disapa Iin.

Menurutnya, pengantaran jenazah seharusnya dilakukan dalam suasana duka, bukan dengan cara yang meresahkan. Ia secara khusus menyoroti penggunaan knalpot bising (brong) yang kini banyak digunakan dalam rombongan pengantar jenazah.

“Ini harus ditertibkan. Sudah banyak kasus di mana anak-anak yang menjemput jenazah justru bertindak anarkis. Ada yang memaksa pengguna jalan lain sampai ke pinggir, bahkan memukul dengan bendera putih. Ada juga kasus pembobolan kios atau perilaku tidak senonoh lainnya saat mereka menunggu jenazah,” tegasnya.

Iin menambahkan, gangguan tersebut tidak hanya merusak fasilitas umum, tetapi juga berdampak pada kesehatan masyarakat, seperti orang tua yang kaget hingga mengalami gangguan jantung atau anak-anak yang terkejut karena suara knalpot bising.

“Intinya, saya tidak melarang kegiatan penjemputan atau pengantaran jenazah, tetapi saya menekankan bahwa harus ada ketertiban. Perilaku-perilaku yang mengganggu dan anarkis ini harus dihentikan,” jelasnya.

Lebih lanjut, Iin menegaskan bahwa kegiatan penjemputan atau pengantaran jenazah dengan cara yang mengganggu seperti ini bukanlah bagian dari adat istiadat Toraja, melainkan hanya kebiasaan yang keliru. “Itu bukan adat, melainkan kebiasaan,” tutupnya.

Penulis: AP/BALA

Baca Lainnya

Polres Toraja Utara Tetapkan Pengendara Harley Davidson Tersangka

5 Mei 2026 - 18:16 WIB

Ratusan Warga Terjebak Tanah Longsor di Jalan Poros Toraja – Mamasa

2 Mei 2026 - 11:02 WIB

Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas

29 April 2026 - 09:31 WIB

Kasat Lantas Polres Polres Tator Ajak Siswa SMAN 1 Tator dan SMPN 1 Jadi Pelopor Keselamatan

27 April 2026 - 11:40 WIB

Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga!

26 April 2026 - 14:49 WIB

Trending di Headline