Menu

Mode Gelap
Polres Toraja Utara Tetapkan Pengendara Harley Davidson Tersangka Ratusan Warga Terjebak Tanah Longsor di Jalan Poros Toraja – Mamasa Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas Kasat Lantas Polres Polres Tator Ajak Siswa SMAN 1 Tator dan SMPN 1 Jadi Pelopor Keselamatan Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga! Aksi Humanis Satlantas dan Satsamapta, Polisi Bantu Pelajar dan Tertibkan Lalu Lintas di Pagi Hari

Headline

GMNI Toraja Utara Dukung BPS Gereja Toraja Berantas Judi di Arena Tedong Silaga

badge-check


					GMNI Toraja Utara Dukung BPS Gereja Toraja Berantas Judi di Arena Tedong Silaga Perbesar

TORAJA UTARA, PEDOMANINDONESIA – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Gerakan Mahasiswa Nasional Indonesia (GMNI) Toraja Utara menyatakan sikap tegas mendukung penuh langkah Badan Pekerja Sinode (BPS) Gereja Toraja dalam memerangi praktik perjudian dan penyakit sosial lainnya, khususnya yang kerap terjadi di arena Tedong Silaga.

Budaya Bukan Legitimasi Perjudian

Ketua DPC GMNI Toraja Utara, Septian Tulak Lande’, menekankan bahwa meskipun Tedong Silaga adalah bagian dari warisan budaya dan ekspresi adat masyarakat Toraja yang bernilai spiritual tinggi, kesucian nilai tersebut tidak boleh dicederai oleh aktivitas ilegal.

“Pelestarian budaya tidak boleh dijadikan legitimasi bagi praktik yang merusak. Judi dan penyakit sosial lainnya harus diberantas secara sistematis karena bertentangan dengan nilai adat, norma agama, serta hukum yang berlaku,” tegas Septian.

Soroti Keterlibatan Anak di Bawah Umur

Salah satu poin krusial yang disoroti GMNI adalah fenomena miris keterlibatan anak-anak usia sekolah di arena adu kerbau tersebut. Kehadiran pelajar yang bahkan sampai mengabaikan waktu sekolah dianggap sebagai indikasi lemahnya pengawasan sosial yang mengancam masa depan generasi muda.


5 Rekomendasi Solutif GMNI Toraja Utara

Sebagai langkah konkret, GMNI menawarkan lima rekomendasi aplikatif untuk mengatasi persoalan ini:

  1. Penguatan Aturan Berbasis Adat & Gereja: BPS Gereja Toraja diharapkan mengeluarkan imbauan resmi yang disertai komitmen tokoh adat untuk melarang judi di setiap kegiatan Tedong Silaga.

  2. Pembatasan Akses Pelajar: Mendorong keluarga dan gereja untuk melarang anak usia sekolah berada di arena pada jam belajar, dengan pengawasan langsung dari pengurus jemaat.

  3. Edukasi & Pendampingan Pastoral: Memasukkan materi dampak buruk judi dan pentingnya pendidikan dalam khotbah, persekutuan pemuda, serta pembinaan keluarga.

  4. Tata Kelola Waktu Kegiatan: Mengatur jadwal kegiatan budaya agar tidak berbenturan dengan aktivitas akademik siswa.

  5. Kolaborasi Lintas Komunitas: Membangun sinergi antara gereja, tokoh adat, pemuda, dan organisasi kemasyarakatan untuk menjaga arena tetap bersih dari praktik menyimpang.

Komitmen Pengawalan

DPC GMNI Toraja Utara berkomitmen untuk terus mengawal isu ini secara konstruktif dan siap bersinergi dengan BPS Gereja Toraja guna mewujudkan pelestarian budaya yang bermartabat serta melindungi masa depan generasi muda Toraja.

Baca Lainnya

Ratusan Warga Terjebak Tanah Longsor di Jalan Poros Toraja – Mamasa

2 Mei 2026 - 11:02 WIB

Tingkatkan Sinergi, Polres Toraja Utara Gelar Rapat Koordinasi Forum Komunikasi Lalu Lintas

29 April 2026 - 09:31 WIB

Ketahuan Tak Pakai Helm di Depan Mata Kasatlantas, Nasib Dua Wanita di Tator Ini Berakhir Tak Terduga!

26 April 2026 - 14:49 WIB

Kuasa Hukum AP Desak Polres Tator Periksa Kalem Saloso Terkait Dugaan Pengancamannya Terhadap Wartawan PEDOMAN INDONESIA

23 April 2026 - 07:09 WIB

Ketua Komisi III DPRD Torut Desak Dinas Terkait Sidak dan Laporkan Tambang Ilegal yang Masih Beroperasi

15 April 2026 - 12:11 WIB

Trending di Headline