Menu

Mode Gelap
Dilantik Jadi Kepala Inspektorat, Yaya Rundupadang Berkomitmen Fokus Selesaikan Temuan BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi Kepala BKPSDM Torut Mengaku Belum Terima Data Jumlah PPPK yang Akan Dirumahkan Bupati Torut Lantik Sejumlah Pejabat Tegaskan Utamakan Pelayanan BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan

News

Ketua Bawaslu Torut Harap Masyarakat Kerjasama dengan Bawaslu Awasi Pemilu yang Akan Datang

badge-check


					Ketua Bawaslu Torut Harap Masyarakat Kerjasama dengan Bawaslu Awasi Pemilu yang Akan Datang Perbesar

TORUT, PEDOMAN INDONESIA – Ketua Bawaslu Toraja Utara Brikken Linde Botting minta masyarakat bekerja sama dengan bawaslu untuk mengawasi ketat pengawasan pemilu ke depannya hal tersebut di sampaikannya dalam rapat evaluasi penguatan kelembagaan bawaslu kabupaten Toraja Utara dengan tema “Pengawasan Partisipatif”, Sabtu (01/11/2025).

Rapat Evaluasi Penguatan kelembagaan tersebut dihadiri Pimpinan Bawaslu Provinsi Sulsel, Ketua Bawaslu Sidrap (fasilitator), Jerry Sumampao, Isak Pasulu, Pers serta organisasi – organisasi pemuda dan kemasyarakatan.

Brikken dalam sambutannya mengatakan bahwa Bawaslu dalam pengawasan pemilu tidak bisa bekerja sendiri tanpa bantuan dari masyarakat.

“Besar harapan kami agar masyarakat aktif membantu Bawaslu untuk memberikan informasi mengenai pelanggaran – pelanggaran pemilu,” jelasnya.

Tak hanya itu Brikken Linde Botting juga mengajak tokoh masyarakat, tokoh pemuda, Pers dan lembaga – lembaga lainnya untuk bekerjasama dalam pengawasan pelanggaran pemilu karena itu sangat di butuhkan Bawaslu.

“Harapan kita agar teman – teman dari organisasi, tokoh pemuda, tokoh adat tokoh agama, Pers dan LSM agar berperan aktif meberikan kami informasikan termasuk pelanggaran – pelanggaran pemilu termasuk politik uang,” Ungkap Brikken.

Lebih lanjut Brikken juga mengatakan bahwa Bawaslu sebelumnya sudah turun ke lapangan untuk melakukan sosialisasi terkait dengan pelanggaran pemilu.

“Kita sudah turun ke sekolah SMK/SMA kemudian kampus – kampus tempat ibadah kemudian mengadakan pertemuan dengan masyarakat tokoh adat dan juga organisasi – organisasi kemahasiswaan OKP dan juga turun ke lembang kelurahan untuk mensosialisasikan tentang pelanggaran pemilu, kami turun bersama dengan Gakkumdu yang melibatkan polisi dan kejaksaan,” bebernya.

Sementara itu bawaslu provinsi dari devisi hukum dan diklat Andarias Duma’ dalam sambutannya saat membuka kegiatan tersebut mengatakan bahwa Kegaitan partisipatif ini pertama kali di adakan di bawaslu Toraja Utara. Pengawasan partisipatif ini adalah pengawasan demokrasi yang sehat dan bermartabat dan tentunya ini secara khusus di Toraja Utara tentunya kami sampaikan masih terbatas pengetahuan kami.

“Kita bertemu di tempat ini dalam satu rangkaian evaluasi pengawasan partisipatif dalam konteks pengawasan penguatan kelembagaan. Bagaimana masyarakat bersama dengan Bawaslu untuk bersama – sama melakukan pengawasan mengingat bawaslu memiliki keterbatasan dalam SDM .

Tapi marilah kita saling mendukung saling menopang untuk mencegah terjadinya pelanggaran – pelanggaran pemilu kedepannya. Demokrasi akan hidup jika rakyat berani dan aktif mengawasi, ” tutup Andarias Duma’.

(AP)

Baca Lainnya

BPBD Tator Adakan Lokakarya Penyusunan Rencana Kontingensi

18 Juni 2026 - 18:25 WIB

BERITA KEHILANGAN SERTIPIKAT HAK MILIK

17 Juni 2026 - 15:10 WIB

Merasa Risi dengan Kehadiran Kafe Kenzio, Warga Desak Satpol PP Lakukan Penutupan

14 Juni 2026 - 11:14 WIB

Bupati Torut Bakal Tindak Tegas ASN dan PPPK yang Main Medsos Saat Jam Kerja

8 Juni 2026 - 20:34 WIB

HUT Satpol PP Torut Bawa Berkah Bagi Pelaku UMKM

8 Juni 2026 - 08:31 WIB

Trending di Ekobis