Menu

Mode Gelap
Babak Baru Kasus Eks RSUD Pongtiku: Polisi Periksa Anggota DPRD, Pemilik Alat Berat, hingga Kadis Sosial Bisnis Haram di Balik Layar Ponsel: Mahasiswa di Rantepao Diciduk Polisi Saat Transaksi Sabu Cegah Kebakaran Hutan, Kepala Lembang Paku Masanda Ajak Warga Laporkan Pelaku Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Penemuan Mayat Ibu dan Bayi di Tallunglipu DPRD Tator Rekomendasikan Penghentian Sementara SPPG Batupapan 1 dan Keluarkan 7 Poin Penting Usai Dugaan Kasus Keracunan MBG DPRD Tator Minta Pemda Hentikan Sementara Program MBG Usai Ratusan Siswa Diduga Keracunan

News

Perumda Pasar Makassar Gandeng Bank Sulselbar Digitalisasi Pembayaran di Pasar Tradisional

badge-check


					Perumda Pasar Makassar Gandeng Bank Sulselbar Digitalisasi Pembayaran di Pasar Tradisional Perbesar

PEDOMAN INDONESIA, Makassar, — Perumda Pasar Makassar resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Bank Sulselbar dalam upaya mendorong transformasi digital pembayaran retribusi di pasar-pasar tradisional. Langkah ini ditandai dengan sosialisasi program digitalisasi pembayaran non-tunai yang digelar hari ini, Kamis (19/6/2025).

Program ini merupakan bagian dari dukungan Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Makassar untuk mempercepat adopsi transaksi non-tunai di sektor perdagangan rakyat. Plt Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menjelaskan bahwa inisiatif ini akan diawali di dua pasar utama sebagai proyek percontohan, yakni Pasar Niaga Daya dan Pasar Terong.

“Digitalisasi ini penting untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan pasar. Kami mulai dengan dua pasar dahulu sebagai role model, dan ke depan akan diterapkan di seluruh unit pasar,” ujar Ali Gauli dalam keterangan usai rapat koordinasi bersama Bank Sulselbar.

Dalam rapat tersebut, dibahas pengembangan sistem terintegrasi bernama SIBISA (Sistem Informasi Bank Sulselbar Baru Terintegrasi dan Aksesibel), yang menjadi tulang punggung pencatatan dan pembayaran retribusi. Sistem ini memungkinkan pedagang maupun pengelola pasar untuk melakukan pembayaran baik secara tunai maupun non-tunai dengan tetap tercatat dalam sistem.

Melalui SIBISA, tersedia pilihan pembayaran retribusi secara tunai dan non-tunai berbasis QRIS Dinamis, yang masing-masing akan tercatat secara real-time. Hal ini diharapkan dapat membantu pengguna pasar dalam memantau pembayaran sekaligus memitigasi risiko kebocoran dana.

Kerja sama ini diharapkan menjadi titik awal perluasan akseptasi digital di kalangan pelaku usaha pasar tradisional. Perumda Pasar bersama Bank Sulselbar menargetkan seluruh pasar di Makassar dapat segera terintegrasi dengan sistem digital ini dalam waktu dekat.

Langkah digitalisasi ini dinilai sebagai solusi strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan pasar tradisional di era digital, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola yang lebih modern dan transparan.

Baca Lainnya

BPBD Toraja Utara Salurkan 8.000 Liter Air Bersih Tanggulangi Dampak Kekeringan

1 September 2026 - 19:45 WIB

Era AI, Super Tani Tantang Anak Muda Jadi Kreator Sekaligus Entrepreneur

30 Agustus 2026 - 10:41 WIB

Polres Tana Toraja Ringkus 2 Pemuda Asal Enrekang, 103 Sachet Narkotika Siap Edar Disita

21 Agustus 2026 - 17:04 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Trending di Hukum