Menu

Mode Gelap
Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​ Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Wakil Ketua KPK RI Tegaskan Pejabat Tidak Boleh Alergi Dengan Media Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

News

Perumda Pasar Makassar Gandeng Bank Sulselbar Digitalisasi Pembayaran di Pasar Tradisional

badge-check


					Perumda Pasar Makassar Gandeng Bank Sulselbar Digitalisasi Pembayaran di Pasar Tradisional Perbesar

PEDOMAN INDONESIA, Makassar, — Perumda Pasar Makassar resmi mengumumkan kerja sama strategis dengan Bank Sulselbar dalam upaya mendorong transformasi digital pembayaran retribusi di pasar-pasar tradisional. Langkah ini ditandai dengan sosialisasi program digitalisasi pembayaran non-tunai yang digelar hari ini, Kamis (19/6/2025).

Program ini merupakan bagian dari dukungan Bank Indonesia dan Pemerintah Kota Makassar untuk mempercepat adopsi transaksi non-tunai di sektor perdagangan rakyat. Plt Direktur Utama Perumda Pasar Makassar, Ali Gauli Arief, menjelaskan bahwa inisiatif ini akan diawali di dua pasar utama sebagai proyek percontohan, yakni Pasar Niaga Daya dan Pasar Terong.

“Digitalisasi ini penting untuk meningkatkan transparansi dan efisiensi pengelolaan pasar. Kami mulai dengan dua pasar dahulu sebagai role model, dan ke depan akan diterapkan di seluruh unit pasar,” ujar Ali Gauli dalam keterangan usai rapat koordinasi bersama Bank Sulselbar.

Dalam rapat tersebut, dibahas pengembangan sistem terintegrasi bernama SIBISA (Sistem Informasi Bank Sulselbar Baru Terintegrasi dan Aksesibel), yang menjadi tulang punggung pencatatan dan pembayaran retribusi. Sistem ini memungkinkan pedagang maupun pengelola pasar untuk melakukan pembayaran baik secara tunai maupun non-tunai dengan tetap tercatat dalam sistem.

Melalui SIBISA, tersedia pilihan pembayaran retribusi secara tunai dan non-tunai berbasis QRIS Dinamis, yang masing-masing akan tercatat secara real-time. Hal ini diharapkan dapat membantu pengguna pasar dalam memantau pembayaran sekaligus memitigasi risiko kebocoran dana.

Kerja sama ini diharapkan menjadi titik awal perluasan akseptasi digital di kalangan pelaku usaha pasar tradisional. Perumda Pasar bersama Bank Sulselbar menargetkan seluruh pasar di Makassar dapat segera terintegrasi dengan sistem digital ini dalam waktu dekat.

Langkah digitalisasi ini dinilai sebagai solusi strategis dalam menjawab tantangan pengelolaan pasar tradisional di era digital, sekaligus memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap tata kelola yang lebih modern dan transparan.

Baca Lainnya

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Perkuat Sinergi Lintas Institusi, Kapolres Toraja Utara Gelar Silaturahmi ke Kodim 1414/Tator

20 Juli 2026 - 16:24 WIB

Legislator Sulsel Firmina Tallulembang Apresiasi Program Desa Mandiri di Toraja

16 Juli 2026 - 09:46 WIB

DPRD Tator Sura’ Matasa’ Apresiasi Kinerja Kepala Dinas PUPR yang Mampu Berinovasi di Tengah Efisiensi Anggaran

13 Juli 2026 - 20:39 WIB

Trending di Headline