Menu

Mode Gelap
Digerebek Saat Asyik Sabung Ayam, Seorang Pria Diamankan Tim URC Resmob Polres Toraja Utara di Tallunglipu ​ Sarambu Tonapa, Pesona Tersembunyi di Salu Baruppu Toraja Utara Pelarian Ayah Tiri Berakhir, Tim Resmob Polres Toraja Utara Bekuk Terduga Pelaku Kekerasan Seksual Anak Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan Wakil Ketua KPK RI Tegaskan Pejabat Tidak Boleh Alergi Dengan Media Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

Headline

Ketua Komisi III DPRD Torut Desak Dinas Terkait Sidak dan Laporkan Tambang Ilegal yang Masih Beroperasi

badge-check


					Ketua Komisi III DPRD Torut Desak Dinas Terkait Sidak dan Laporkan Tambang Ilegal yang Masih Beroperasi Perbesar

TORUT, PEDOMAN INDONESIA – Ketua Komisi III DPRD Toraja Utara (Torut), Julianto Mapaliey, yang membidangi lingkungan hidup dan pertambangan, mendesak Dinas Lingkungan Hidup (DLH) untuk turun ke lapangan melakukan investigasi terkait maraknya pertambangan ilegal di Kabupaten Toraja Utara. Hal tersebut disampaikannya pada Selasa (14/4/2026).

“Jadi begini, saya sebagai Ketua Komisi III DPRD Toraja Utara mendesak Dinas Lingkungan Hidup, baik tingkat provinsi maupun kabupaten, untuk melakukan investigasi terkait maraknya tambang ilegal di sini. Salah satunya di Kecamatan Rantepao, tepatnya di Saloso dan beberapa tempat lainnya,” kata Julianto.

Tak hanya itu, Julianto juga menegaskan bahwa sesuai dengan Peraturan Daerah (Perda), tidak boleh ada kegiatan pertambangan di dalam wilayah kota.

“Sudah jelas dalam Perda tidak boleh ada kegiatan pertambangan karena sangat merugikan masyarakat, seperti menimbulkan debu dan kebisingan. Jadi, besar harapan kami agar dinas terkait segera turun tangan,” ucap Julianto.

Lebih lanjut, Julianto menambahkan bahwa dalam waktu dekat Komisi III akan melakukan pemanggilan terhadap dinas-dinas terkait untuk meminta pertanggungjawaban mengenai maraknya tambang ilegal tersebut.

“Ya, pastinya kami dari Komisi III dalam waktu dekat akan melakukan pemanggilan kepada dinas terkait untuk meminta pertanggungjawaban mereka. Kenapa bisa dibiarkan beroperasi?” ujarnya.

Julianto juga menjelaskan bahwa dirinya menduga para penambang ilegal tersebut menggunakan Bahan Bakar Minyak (BBM) bersubsidi.

“Ya, besar dugaan kita para penambang tersebut menggunakan BBM subsidi. Jadi, kita juga mendesak Dinas Perindag, Satpol PP, dan juga Dinas Lingkungan Hidup untuk segera turun langsung ke lapangan guna menindaklanjuti kegiatan-kegiatan tambang ilegal tersebut,” beber Julianto.

Baca Lainnya

Polres Tator Sebut Tidak Tertutup Kemungkinan Ada TSK Lain dalam Kasus Mafia BBM yang Sudah Dilimpahkan ke Kejaksaan

1 Agustus 2026 - 08:50 WIB

Gebrak Panggung Dunia, Putra Asal Majene Raih Gelar Grand Champion ALOHA di Panama

29 Juli 2026 - 15:07 WIB

Mobil Pikap Masuk Padang Rumput Ollon, Warganet Khawatir Keindahan Wisata Tana Toraja Rusak

26 Juli 2026 - 23:12 WIB

Pemda Toraja Utara Dapat Hadiah Istimewa dari Pemprov Sulsel di HUT ke-18, Terima Bantuan Puluhan Miliar

25 Juli 2026 - 18:57 WIB

Kurang dari 24 Jam, Polres Toraja Utara Ungkap Kasus Pembunuhan di Tikala dan Amankan 3 Pelaku

21 Juli 2026 - 07:08 WIB

Trending di Hukum