Menu ✖

Mode Gelap
DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020 Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi Bupati Toraja Utara Buka Rapat Koordinasi Optimalisasi Siskamling, Perkuat Keamanan dan Ketertiban Masyarakat DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas Peringati Hari Sumpah Pemuda Ke-98, Kasat Lantas Polres Tana Toraja Ajak Siswa MAN Jadi Pelopor Keselamatan Berlalu Lintas Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

Headline

DPRD Toraja Utara Panggil Direktur Perumda Air Minum untuk Klarifikasi “Pernyataan Preman”

badge-check


					DPRD Toraja Utara Panggil Direktur Perumda Air Minum untuk Klarifikasi “Pernyataan Preman” Perbesar

TORUT, PEDOMANINDONESIA – Komisi 2 DPRD Toraja Utara telah memanggil Direktur Perusahaan Umum Daerah (PERUMDA) Air Minum Toraja Utara, Moses Limbongan, untuk mengklarifikasi tuduhan bahwa ia menyebut anggota dewan sebagai “preman”.  Jumat 22 Agustus 2025.

Rapat tersebut, yang dipimpin langsung oleh Ketua DPRD Toraja Utara, Hermin S. Matandung, didampingi oleh Wakil Ketua I Marten Bida, serta Ketua dan Wakil Ketua Komisi 2, mendalami tuduhan ini. Dalam pertemuan tersebut, seluruh anggota Komisi 2 secara langsung menanyakan kepada Moses Limbongan mengenai pernyataannya.

Limbongan secara tegas membantah tuduhan tersebut, menyatakan bahwa ia tidak pernah mengeluarkan pernyataan seperti yang disampaikan oleh karyawannya kepada Komisi 2 DPRD. Bantahan ini langsung disanggah oleh beberapa anggota dewan yang menanyakan keberadaan CCTV di kantor PERUMDA.

“Apakah ada CCTV di kantor PERUMDA? Jika ada, mari kita periksa untuk memastikan apakah Anda benar-benar tidak mengatakan anggota dewan seperti preman,” ujar salah satu anggota dewan.

Menanggapi hal ini, Limbongan menjelaskan bahwa kantornya memiliki CCTV, namun perangkat tersebut adalah model lama yang hanya merekam gambar dan tidak merekam suara. Ia mempersilakan anggota dewan untuk melihat rekaman tersebut.

Ketua DPRD Toraja Utara, Hermin S. Matandung, menegaskan bahwa tidak ada “preman” di DPRD. Ia menekankan bahwa anggota dewan menjalankan tugas dan fungsi pengawasan mereka. “Saya minta kepada direktur PERUMDA dan jajarannya untuk menjaga keharmonisan di kantor, terutama kepada semua karyawan,” ucapnya.

Selain isu “preman”, rapat juga membahas masalah teknis. Anggota Komisi 2, Kalvin Para’pak, menanyakan tentang keluhan masyarakat mengenai air PAM yang keruh di beberapa wilayah, serta perbaikan pipa yang sering dilakukan serempak sehingga menyebabkan air tidak mengalir. Ia mendesak direktur untuk memperbaiki hal tersebut dan memastikan tidak ada lagi keluhan dari masyarakat.

Setelah rapat, Hermin S. Matandung menyampaikan kepada awak media bahwa Moses Limbongan telah memberikan klarifikasi dan membantah semua tuduhan. Ia mengonfirmasi bahwa baik pernyataan tentang “preman” maupun tuduhan bahwa ia enggan memenuhi panggilan DPRD tanpa perintah bupati adalah tidak benar dan tidak pernah diucapkan oleh Limbongan.

Penulis: AP

Baca Lainnya

DPRD dan Pemkab Toraja Utara Gelar Rapat Paripurna Persetujuan Bersama Ranperda Perubahan Ketiga atas Perda Nomor 6 Tahun 2020

4 November 2026 - 14:56 WIB

Kasatpol PP Torut Turun Langsung Ke SPBU Karassik Pantau Penyalahgunaan BBM Subsidi

4 November 2026 - 14:49 WIB

DPRD Toraja Utara Gelar Paripurna: Bahas Ranperda Aset Daerah hingga Perlindungan Hak Disabilitas

30 Oktober 2026 - 12:50 WIB

Peringati Sumpah Pemuda ke-98, Bupati Toraja Utara Lepas Kontingen PORPROV XVIII hingga Serahkan Penghargaan

28 Oktober 2026 - 12:27 WIB

Bapperida Toraja Utara Gelar Rakor Penyusunan Rencana Kerja Forum Koordinasi Kopi Berkelanjutan

27 Oktober 2026 - 20:23 WIB

Trending di News